Soal dari BISA
﷽
-----------------------
๐น๐น๐น SOAL KUBIS ALUMNI ๐น๐น๐น
๐น๐น๐น 26 Juli 2018 | 20.00 - 21.00๐น๐น๐น
ุฅَِّู ุฑَุจََّู َُูู ุฃَุนَْูู
ُ ุจِู
َْู ุถََّู ุนَْู ุณَุจِِِููู ََُููู ุฃَุนَْูู
ُ ุจِุงْูู
ُْูุชَุฏَِูู
﴾ Al Qalam:7 ﴿
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
❗❗Perhatikan Perintah Soal dengan Baik.
❗❗Carilah kata yang berasal fi'il shahih salim dari ayat di atas, dan tulislah fi'il shahih salimnya.
1. Ubahlah fi'il shahih salim tersebut ke bentuk isim maf'ul, lalu tashrif lughowi lah isim maf'ul-nya.
2. Ubahlah fi'il shahih salim tersebut ke bentuk fi'il mudhori, lalu tashrif lughowilah fi'il mudhori-nya.
✍ Peserta dengan jawaban paling cepat dan benar dari seluruh group alumni ( ikhwan dan akhwat ) akan mendapatkan hadiah pulsa.
✍ Jawaban ditulis dengan harakat lengkap.
ุฌุงูุฏูุง ูู
ุนูู
ุงููุฌุงุญ
﷽
ุฃَุนَْูู
ُ
*ุนَِูู
َ -َูุนَْูู
ُ*
๐ ู
َุนُْْููู
ٌ
ู
َุนُْْููู
َุงِู / ู
َุนُْْููู
َِْูู
ู
َุนُْْููู
َُْูู / ู
َุนُْْููู
َِْูู
ู
َุนُْْููู
َุฉٌ
ู
َุนُْْููู
َุชَุงِู / ู
َุนُْููู
َุชَِْูู
ู
َุนُْْููู
َุงุชٌ
๐ َูุนَْูู
ُ
َูุนَْูู
َุงِู
َูุนَْูู
َُْูู
ุชَุนَْูู
ُ
ุชَุนَْูู
َุงِู
َูุนَْูู
َْู
ุชَุนَْูู
ُ
ุชَุนَْูู
َุงِู
ุชَุนَْูู
َُْูู
ุชَุนَْูู
َِْูู
ุชَุนَْูู
َุงِู
ุชَุนَْูู
َْู
ุฃَุนَْูู
ُ
َูุนَْูู
ُ
Rumah Tahfidz, Belajar Tahsin dan Tajwid Al Qur'an, Kajian Ilmu syar'i Hub: Diana Gasim (Ummu Achmad ) 085312837788)
Thursday, July 26, 2018
Sunday, July 22, 2018
"Urgensi Mendidik Anak"
Nabi Shallallรขhu alaihi wa Salam bersabda :
ู ุง ู ู ู ูููุฏ ุฅูุง ูููุฏ ุนูู ุงููุทุฑุฉ ูุฃุจูุงู ูููุฏุงูู ูููุตุฑุงูู ููู ุฌุณุงูู ูู ุง ุชูุชุฌ ุงูุจููู ุฉ ุจููู ุฉ ุฌู ุนุงุก ูู ุชุญุณูู ูููุง ู ู ุฌุฏุนุงุก
Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi sebagaimana binatang ternak yang juga melahirkan binatang ternak, apalah kalian mendapati ada ada cacat pada hidung atau telinganya? (HR Ahmad)
Anak itu adalah tanggung jawab orang tuanya. Orangtualah yang berkewajiban menjaga fitrah anaknya. Karena orangtua dapat masuk ke dalam surga atau neraka tidak sendirian? Ia bisa menyeret atau diseret oleh anggota keluarganya.
Anak yang baik dapat menyeret orang tuanya ke surga atau bahkan meninggikan kedudukannya di surga, seperti anak-anak penghafal al-Qur'an.
Demikian pula anak dapat menyeret orangtuanya ke neraka, lantaran orang tuanya mengabaikan pendidikan anaknya, acuh tak acuh dan cuek. Sehingga orangtua akan diminta pertanggungjawabannya terhadap anaknya.
Anak juga cenderung meniru dan mengikuti orang tuanya. Alangkah naifnya orang tua yang mengharapkan keshalihan anaknya, namun dirinya tidak berusaha menjadi orang tua yang shalih.
Apa yang kau kerjakan maka anak pun akan cenderung mengerjakannya, dan apa yang kau tinggalkan anak juga akan cenderung meninggalkan.
Perhatikan dimana kau melangkahkan kakimu, karena anaknya memperhatikan dan mengikutinya.
Ketahuilah, keshalihan anak itu akan bermanfaat bagi orangtuanya. Anak yang shalih adalah usaha (kasb) dari orangtuanya. Sehingga anak yang shalih itu bisa menjadi pahala jariyah yang pahalanya senantiasa mengalir.
Demikian pula anak yang buruk (thalih) lantaran pengabaian orang tuanya akan menjadi dosa jariyah, yang doanya senantiasa mengalir.
Karena itu waspadalah dan berhati-hatilah terhadap anakmu.
Ketika kau mengajarkan kebaikan kepada anakmu, maka kau sejatinya mengumpulkan pahala untuk dirimu.
Nabi bersabda :
ู ู ุฏู ุนูู ุฎูุฑ ููู ู ุซู ุฃุฌุฑ ูุงุนูู
Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan maka ia akan memperoleh pahala seperti pelakunya.
Karena itu, mendidik dan menunjukkan kebaikan kepada anak kita adalah lebih utama dan lebih baik.
Mendidik anak kecil lebih baik daripada mendidik anak yang lebih besar. Segala harta yang kau infaq kan untuk anak dan keluarga ku, itu pun akan jauh lebih bermanfaat dibandingkan yang kau keluarkan utk selainnya, baik itu berupa makanan, pakaian, dll.
๐ Catatan Kecil Kajian Syaikh Amin al-Anshori di Dauroh Syar'iyyah fi Mausรป'ah ath-Thifl al-Muslim (Pelatihan Ensiklopedia Pendidikan Anak Muslim), Magelang, 26-28 Maret 2018
✏
Ustadz Abu Salma Muhammad
(@abinyasalma)
___
KB ANAK TELADAN
Mandiri dan Berakhlak Mulia
๐ก Bintaro Sektor 9, Jl. Rajawali XIV Blok HD-14 No 10
Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan
๐ 081915007770
๐ www.anakteladan.com
๐ท IG : ig.me/kb.anak.teladan
๐ TG : t.me/kbanakteladan
๐ FB : fb.me/kbanakteladan
___
Nabi Shallallรขhu alaihi wa Salam bersabda :
ู ุง ู ู ู ูููุฏ ุฅูุง ูููุฏ ุนูู ุงููุทุฑุฉ ูุฃุจูุงู ูููุฏุงูู ูููุตุฑุงูู ููู ุฌุณุงูู ูู ุง ุชูุชุฌ ุงูุจููู ุฉ ุจููู ุฉ ุฌู ุนุงุก ูู ุชุญุณูู ูููุง ู ู ุฌุฏุนุงุก
Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi sebagaimana binatang ternak yang juga melahirkan binatang ternak, apalah kalian mendapati ada ada cacat pada hidung atau telinganya? (HR Ahmad)
Anak itu adalah tanggung jawab orang tuanya. Orangtualah yang berkewajiban menjaga fitrah anaknya. Karena orangtua dapat masuk ke dalam surga atau neraka tidak sendirian? Ia bisa menyeret atau diseret oleh anggota keluarganya.
Anak yang baik dapat menyeret orang tuanya ke surga atau bahkan meninggikan kedudukannya di surga, seperti anak-anak penghafal al-Qur'an.
Demikian pula anak dapat menyeret orangtuanya ke neraka, lantaran orang tuanya mengabaikan pendidikan anaknya, acuh tak acuh dan cuek. Sehingga orangtua akan diminta pertanggungjawabannya terhadap anaknya.
Anak juga cenderung meniru dan mengikuti orang tuanya. Alangkah naifnya orang tua yang mengharapkan keshalihan anaknya, namun dirinya tidak berusaha menjadi orang tua yang shalih.
Apa yang kau kerjakan maka anak pun akan cenderung mengerjakannya, dan apa yang kau tinggalkan anak juga akan cenderung meninggalkan.
Perhatikan dimana kau melangkahkan kakimu, karena anaknya memperhatikan dan mengikutinya.
Ketahuilah, keshalihan anak itu akan bermanfaat bagi orangtuanya. Anak yang shalih adalah usaha (kasb) dari orangtuanya. Sehingga anak yang shalih itu bisa menjadi pahala jariyah yang pahalanya senantiasa mengalir.
Demikian pula anak yang buruk (thalih) lantaran pengabaian orang tuanya akan menjadi dosa jariyah, yang doanya senantiasa mengalir.
Karena itu waspadalah dan berhati-hatilah terhadap anakmu.
Ketika kau mengajarkan kebaikan kepada anakmu, maka kau sejatinya mengumpulkan pahala untuk dirimu.
Nabi bersabda :
ู ู ุฏู ุนูู ุฎูุฑ ููู ู ุซู ุฃุฌุฑ ูุงุนูู
Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan maka ia akan memperoleh pahala seperti pelakunya.
Karena itu, mendidik dan menunjukkan kebaikan kepada anak kita adalah lebih utama dan lebih baik.
Mendidik anak kecil lebih baik daripada mendidik anak yang lebih besar. Segala harta yang kau infaq kan untuk anak dan keluarga ku, itu pun akan jauh lebih bermanfaat dibandingkan yang kau keluarkan utk selainnya, baik itu berupa makanan, pakaian, dll.
๐ Catatan Kecil Kajian Syaikh Amin al-Anshori di Dauroh Syar'iyyah fi Mausรป'ah ath-Thifl al-Muslim (Pelatihan Ensiklopedia Pendidikan Anak Muslim), Magelang, 26-28 Maret 2018
✏
Ustadz Abu Salma Muhammad
(@abinyasalma)
___
KB ANAK TELADAN
Mandiri dan Berakhlak Mulia
๐ก Bintaro Sektor 9, Jl. Rajawali XIV Blok HD-14 No 10
Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan
๐ 081915007770
๐ www.anakteladan.com
๐ท IG : ig.me/kb.anak.teladan
๐ TG : t.me/kbanakteladan
๐ FB : fb.me/kbanakteladan
___
alhamdulillah, saya tertimpa musibah…
maktabah abu asma andre 1
ALHAMDULILLAH, SAYA TERTIMPA MUSIBAH …1
ุฅู ุงุญูู ุฏ ููู ุญูู ุฏٍ َูุณุชุนٌّู َูุณุชุบูุณٍ َูุนُุฐ ุจุงููู ู ู ุดุณَุฒ ุฃููุณูุง َู ู ุณّุฆุงุช ุฃุนู ุงููุง ู ู ًِุฏٍ ุงููู
ูุงู ู ุถู ٌู َู ู ِุถูู ูุงู ูุงุฏู ٌู َุฃุดًุฏ ุฃู ุงู ุฅٌู ุฅุงู ุงููู َุญุฏٍ ุงู ุดุณِู ٌู ، َุฃุดًุฏ ุฃู ุญู ู ุฏุงّ ุนุจุฏٍ
َุฒุณٌُู.
َِุง ุฃًََُِّุง ุงّูุฑَِِู ุขู َُُูุงِ ุงุชُُّูุงِ ุงٌَّูู ุญَّู ุชَُูุงุชٌِِ ََุงَู ุชَู ُُุชُّู ุฅِุงّู ََุฃَِูุชُู ِ ู ّุณِِูู َُُู
َِุข ุฃًََُِّุง ุงَّููุงุณُ ุงุชَُُِّูุง ุฒَุจَُّูู ُ ุงَّูุฑِِู ุฎَََُูููู ِ ู ِِู َِููุณٍ ََุงุญِุฏَุฉٍ ََุฎَََูู ู ًَِِูุง ุดََِุฌًََุง ََุจَุญَّ ู ًُِِูู َุง ุฒِุฌَุงุงّู َูุฌِِّุณุงّ
ََِูุณَุขุกّ ََุงุชَُُِّูุง ุงٌََّูู ุงَّูุฑِِู ุชَุณَุขุกََُُูู ุจٌِِ ََุงุฃَูุฒِุญَุงู َ ุฅَِّู ุงٌََّูู َูุงَู ุนََُِّููู ِ ุฒَِِّูุจุงّ
َِุง ุฃًََُِّุง ุงّูุฑَِِู ุขู َُُูุงِ ุงุชُُّูุงِ ุงٌَّูู ََُُُُููุงِ َُِูุงّู ุณَุฏِِุฏุงّ . ُِุตِِูุญِ َُููู ِ ุฃَุนِู َุงَُููู ِ َََِุบِِูุณِ َُููู ِ ุฐُُُูุจَُูู ِ ََู َู ُِุทِุนِ
ุงٌَّูู ََุฒَุณٌَُُُู ََููุฏِ َูุงุดَ َُِูุดุงّ ุนَุธِّู ุงّّ
ุฃู ุง ุจุนุฏ: ูุฅู ุฃุตุฏู ุงููุงูู ูุงูู ุงููู َุฎุฑู ุงููุฏู ูุฏู ุญู ู ุฏ َุดุณ ุงุฃูู ُุฒ ุญู ุฏุซุงุชًุง َูู ุญู ุฏุซุฉ ุจุฏุนุฉ َูู
ุจุฏุนุฉ ุถุงููุฉ َูู ุถุงููุฉ ูู ุงููุงุฒ.
MUQADIMMAH
Musibah…., tidak ada diantara manusia yang menginginkan dirinya terkena musibah, maka manusia berusaha menghindar dan menjauh darinya, akan tetapi Allah telah
menetapkan bahwasanya manusia akan diuji, sebagaimanaAllah berfirman :
"Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang
lebih baik amalnya". ( QS Al Mulk : 2 )
Dari pengalaman yang ada pada dirinya maupun dilihat dari sekeliling, manusia menyadari bahwasanya musibah yang menimpa seseorang dapat menyebabkan penderitaan, kehidupan selama ini yang berjalan mapan bisa hancur tidak bersisa sedikitpun, tidak sedikit manusia apabila terkena musibah yang berlarut – larut dan
1
Disampaikan pertama kali di Kajian SMAN 8 Jakarta, pada tanggal 27 Dzulhijjah 1433 H ( 11 November
2012 ), dan disampaikan kembali di Kajian Mushalla Al Mukhlisin – Pasar Tengah – Curup, Bengkulu, pada
tanggal 9 Shafar 1434 H ( 23 Desember 2012 )
2
bersamaan itu pada dirinya terdapat kekurangan didalam imannya, bisa menyebabkan stress…lalu, bagaimana kita semestinya menghadapi musibah ? Maka manusia dalam menghadapi musibah mereka berada didalam keadaan menerima musibah atau lemah dan menyesali musibah, atau sabar dan menjaga dirinya dari menyesali musibah, ada juga yang menerima musibah dengan ridha atau syukur.
Maka dimakah letak kita didalam menerima musibah ?
Sebenarnya manusia sadar bahwa ketika menapaki hidup di dunia dia tidak akan lepas dari satu diantara dua perkara, bahagia atau sengsara. Perubahan keadaan itu bisa
terjadi kapan saja sesuai dengan takdir Allah , namun hanya orang yang beriman yang bisa lurus dalam menyikapi silih bergantinya situasi dan kondisi. Hal ini karena ia
meyakini keagungan dan kekuasaan Allah serta tahu akan kelemahan dirinya.
Maka untuk menjelaskan seharusnya bagaimana seorang muslim menghadapi musibah, tulisan ini disusun. Semoga tulisan yang sederhana ini bermanfaat untuk penyusunnya, pembacanya dan siapa saja yang makalah ini sampai kepada mereka.
Dan Allah – lah yang sebenar – benarnya memberikan manfaat.
Yang sangat membutuhkan ampunan Rabb – Nya
Abu Asma Andre
19 Muharam 1433 H
Griya Fajar Madani
Ciangsana - Bogor
3
Definisi Musibah :
Imam Al Qurthubi rahimahullah berkata : “ Musibah adalah segala sesuatu yang mengganggu seorang mukmin dan yang menimpanya. “ 2 Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jazairi hafidzahullah berkata : “ Musibah adalah sesuatu yang memadharatkan seorang hamba pada dirinya, keluarganya atau hartanya. “ 3
Macam Macam Musibah :
Musibah sangat beragam bentuknya, akan tetapi secara garis besarnya musibah menimpa jiwa seseorang, tubuhnya, hartanya dan keluarganya. Allah berfirman :
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan dan berikanlah berita gembira
kepada orang-orang yang sabar.” ( QS Al Baqarah : 155 )
Dari Abu Hurairah berkata : bersabda Rasulullah : “ Akan senantiasa bencana menimpa diri seorang mukmin atau mukminah pada dirinya, anaknya dan hartanya. Sampai dia menjumpai Allah dalam keadaan tidak membawa dosa. “( HR Imam Ahmad dan Imam At Tirmidzi ) 4
Ketika menafsirkan ayat diatas ( Al Baqarah : 155 ) berkata Imam Ibnu Jarir Ath Thabari rahimahullah : “ Ini adalah pemberitaan dari Allah kepada para pengikut Rasul-Nya, bahwa Ia akan menguji mereka dengan perkara - perkara yang berat, supaya (nyata) diketahui orang yang mengikuti rasul dan orang yang berpaling.”5
Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata : “ Semua hal diatas dan yang semisalnya adalah bagian ujian Allah kepada hamba-hamba-Nya. Barangsiapa bersabar, maka
2
Al Jami’li Ahkamil Qur-an 2/175, karya Imam Al Qurthubi rahimahullah.
3
Aisarut Tafasir hal 75, karya Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jazairi hafidzahullah.
4 HR Imam Ahmad 2/287 no 7846 dan Imam At Tirmidzi no 2399. Syaikh Al Albani rahimahullah berkata :
“ Hasan Shahih.” Lihat Silsilah Hadits Shahihah no 2280.
5
Jami’ul Bayan 2/41, karya Al Imam Abu Ja’far bin Jarir Ath Thabari rahimahullah.
4
Allah akan memberi pahala baginya dan barangsiapa berputus asa karenanya, maka Allah akan menimpakan siksaan terhadapnya.”6
Bagaimana Sikap Seorang Muslim Didalam Menghadapi Musibah ?
Seorang muslim sepatutnya memiliki sikap yang sesuai dengan syariat apabila tertimpa musibah, diantara sikap yang dituntunkan oleh syariat adalah :
1. Mengucapkan kalimat istirja’ ( ).
Allah berfirman :
“ ( Yaitu ) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan : " Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. “ ( QS Al Baqarah : 156 )
Dan disana bagi yang hendak menyempurnakan dapat menambah dengan doa , hal ini sebagaimana terdapat dalam hadits berikut ini :
Dari Ummu Salamah istri Nabi berkata : “ Saya mendengar Rasulullah bersabda :
“ Apabila seseorang tertimpa musibah hendaknya dia mengatakan Sesungguhnya semuanya berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah, ya Allah berilah ganjaran atas musibah yang menimpaku dan berilah ganti yang lebih baik darinya. Melainkan Allah akan memberi ganjaran atas musibahnya dan menggantikan dengan yang lebih baik.”
Ummu Salamah berkata : “ Ketika Abu Salamah mati aku mengatakan sebagaimana yang diperintahkan oleh Rasulullah, maka Allah menggantikan untukku yang lebih
baik dari Abu Salamah, yaitu Rasulullah.“ ( HR Imam Muslim ) 7
6. Tafsir Ibnu Katsir 1/234-235, karya Al Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah.
7. HR Imam Muslim no 918.
5
Kalimat ini ( ) mengandung obat/penghibur dari Allah dan Rasul-Nya bagi orang yang ditimpa musibah. Kalimat ini adalah sesuatu yang paling tepat dalam menghadapi musibah dan lebih bermanfaat bagi hamba untuk di dunia ini dan akhirat kelak. Karena di dalamnya terkandung pengakuan yang tulus bahwa seorang hamba, jiwa, keluarga, harta dan anaknya adalah milik Allah . Allah telah jadikan itu semua sebagai titipan yang ada pada hamba. Jika Allah mengambilnya maka itu seperti seseorang yang mengambil barang yang dipinjam oleh peminjam.
Kalimat ini juga mengandung pengukuhan bahwa kembalinya hamba hanya kepada Allah. Seseorang pasti akan meninggalkan dunia ini di belakang punggungnya. Ia
akan menghadap Allah pada hari kiamat sendirian,
sebagaimana awal mulanya. Tiada keluarga dan harta yang bersamanya. Dia akan datang nanti dengan membawa
amal kebaikan dan amal kejelekan.
2. Bersabar.
Allah berfirman :
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira
kepada orang-orang yang sabar. ( QS Al Baqarah : 155 )
Ketika menjelaskan tingkatan sabar, berkata Imam Ibnul Qayyim rahimahullah : Sabar ada tiga macam :
1. Sabar didalam menjalankan perintah dan ketaatan sampai ditunaikan.
2. Sabar didalam menjauhi larangan dan penyelisihan sampai menjaga dirinya agar
tidak terjatuh padanya.
3. Sabar didalam takdir dan ketentuan Allah hingga tidak marah dengan
sebabnya.”8
8 Madarijus Salikin 1/165, karya Imam Ibnul Qayyim rahimahullah.
maktabah abu asma andre 1
ALHAMDULILLAH, SAYA TERTIMPA MUSIBAH …1
ุฅู ุงุญูู ุฏ ููู ุญูู ุฏٍ َูุณุชุนٌّู َูุณุชุบูุณٍ َูุนُุฐ ุจุงููู ู ู ุดุณَุฒ ุฃููุณูุง َู ู ุณّุฆุงุช ุฃุนู ุงููุง ู ู ًِุฏٍ ุงููู
ูุงู ู ุถู ٌู َู ู ِุถูู ูุงู ูุงุฏู ٌู َุฃุดًุฏ ุฃู ุงู ุฅٌู ุฅุงู ุงููู َุญุฏٍ ุงู ุดุณِู ٌู ، َุฃุดًุฏ ุฃู ุญู ู ุฏุงّ ุนุจุฏٍ
َุฒุณٌُู.
َِุง ุฃًََُِّุง ุงّูุฑَِِู ุขู َُُูุงِ ุงุชُُّูุงِ ุงٌَّูู ุญَّู ุชَُูุงุชٌِِ ََุงَู ุชَู ُُุชُّู ุฅِุงّู ََุฃَِูุชُู ِ ู ّุณِِูู َُُู
َِุข ุฃًََُِّุง ุงَّููุงุณُ ุงุชَُُِّูุง ุฒَุจَُّูู ُ ุงَّูุฑِِู ุฎَََُูููู ِ ู ِِู َِููุณٍ ََุงุญِุฏَุฉٍ ََุฎَََูู ู ًَِِูุง ุดََِุฌًََุง ََุจَุญَّ ู ًُِِูู َุง ุฒِุฌَุงุงّู َูุฌِِّุณุงّ
ََِูุณَุขุกّ ََุงุชَُُِّูุง ุงٌََّูู ุงَّูุฑِِู ุชَุณَุขุกََُُูู ุจٌِِ ََุงุฃَูุฒِุญَุงู َ ุฅَِّู ุงٌََّูู َูุงَู ุนََُِّููู ِ ุฒَِِّูุจุงّ
َِุง ุฃًََُِّุง ุงّูุฑَِِู ุขู َُُูุงِ ุงุชُُّูุงِ ุงٌَّูู ََُُُُููุงِ َُِูุงّู ุณَุฏِِุฏุงّ . ُِุตِِูุญِ َُููู ِ ุฃَุนِู َุงَُููู ِ َََِุบِِูุณِ َُููู ِ ุฐُُُูุจَُูู ِ ََู َู ُِุทِุนِ
ุงٌَّูู ََุฒَุณٌَُُُู ََููุฏِ َูุงุดَ َُِูุดุงّ ุนَุธِّู ุงّّ
ุฃู ุง ุจุนุฏ: ูุฅู ุฃุตุฏู ุงููุงูู ูุงูู ุงููู َุฎุฑู ุงููุฏู ูุฏู ุญู ู ุฏ َุดุณ ุงุฃูู ُุฒ ุญู ุฏุซุงุชًุง َูู ุญู ุฏุซุฉ ุจุฏุนุฉ َูู
ุจุฏุนุฉ ุถุงููุฉ َูู ุถุงููุฉ ูู ุงููุงุฒ.
MUQADIMMAH
Musibah…., tidak ada diantara manusia yang menginginkan dirinya terkena musibah, maka manusia berusaha menghindar dan menjauh darinya, akan tetapi Allah telah
menetapkan bahwasanya manusia akan diuji, sebagaimanaAllah berfirman :
"Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang
lebih baik amalnya". ( QS Al Mulk : 2 )
Dari pengalaman yang ada pada dirinya maupun dilihat dari sekeliling, manusia menyadari bahwasanya musibah yang menimpa seseorang dapat menyebabkan penderitaan, kehidupan selama ini yang berjalan mapan bisa hancur tidak bersisa sedikitpun, tidak sedikit manusia apabila terkena musibah yang berlarut – larut dan
1
Disampaikan pertama kali di Kajian SMAN 8 Jakarta, pada tanggal 27 Dzulhijjah 1433 H ( 11 November
2012 ), dan disampaikan kembali di Kajian Mushalla Al Mukhlisin – Pasar Tengah – Curup, Bengkulu, pada
tanggal 9 Shafar 1434 H ( 23 Desember 2012 )
2
bersamaan itu pada dirinya terdapat kekurangan didalam imannya, bisa menyebabkan stress…lalu, bagaimana kita semestinya menghadapi musibah ? Maka manusia dalam menghadapi musibah mereka berada didalam keadaan menerima musibah atau lemah dan menyesali musibah, atau sabar dan menjaga dirinya dari menyesali musibah, ada juga yang menerima musibah dengan ridha atau syukur.
Maka dimakah letak kita didalam menerima musibah ?
Sebenarnya manusia sadar bahwa ketika menapaki hidup di dunia dia tidak akan lepas dari satu diantara dua perkara, bahagia atau sengsara. Perubahan keadaan itu bisa
terjadi kapan saja sesuai dengan takdir Allah , namun hanya orang yang beriman yang bisa lurus dalam menyikapi silih bergantinya situasi dan kondisi. Hal ini karena ia
meyakini keagungan dan kekuasaan Allah serta tahu akan kelemahan dirinya.
Maka untuk menjelaskan seharusnya bagaimana seorang muslim menghadapi musibah, tulisan ini disusun. Semoga tulisan yang sederhana ini bermanfaat untuk penyusunnya, pembacanya dan siapa saja yang makalah ini sampai kepada mereka.
Dan Allah – lah yang sebenar – benarnya memberikan manfaat.
Yang sangat membutuhkan ampunan Rabb – Nya
Abu Asma Andre
19 Muharam 1433 H
Griya Fajar Madani
Ciangsana - Bogor
3
Definisi Musibah :
Imam Al Qurthubi rahimahullah berkata : “ Musibah adalah segala sesuatu yang mengganggu seorang mukmin dan yang menimpanya. “ 2 Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jazairi hafidzahullah berkata : “ Musibah adalah sesuatu yang memadharatkan seorang hamba pada dirinya, keluarganya atau hartanya. “ 3
Macam Macam Musibah :
Musibah sangat beragam bentuknya, akan tetapi secara garis besarnya musibah menimpa jiwa seseorang, tubuhnya, hartanya dan keluarganya. Allah berfirman :
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan dan berikanlah berita gembira
kepada orang-orang yang sabar.” ( QS Al Baqarah : 155 )
Dari Abu Hurairah berkata : bersabda Rasulullah : “ Akan senantiasa bencana menimpa diri seorang mukmin atau mukminah pada dirinya, anaknya dan hartanya. Sampai dia menjumpai Allah dalam keadaan tidak membawa dosa. “( HR Imam Ahmad dan Imam At Tirmidzi ) 4
Ketika menafsirkan ayat diatas ( Al Baqarah : 155 ) berkata Imam Ibnu Jarir Ath Thabari rahimahullah : “ Ini adalah pemberitaan dari Allah kepada para pengikut Rasul-Nya, bahwa Ia akan menguji mereka dengan perkara - perkara yang berat, supaya (nyata) diketahui orang yang mengikuti rasul dan orang yang berpaling.”5
Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata : “ Semua hal diatas dan yang semisalnya adalah bagian ujian Allah kepada hamba-hamba-Nya. Barangsiapa bersabar, maka
2
Al Jami’li Ahkamil Qur-an 2/175, karya Imam Al Qurthubi rahimahullah.
3
Aisarut Tafasir hal 75, karya Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jazairi hafidzahullah.
4 HR Imam Ahmad 2/287 no 7846 dan Imam At Tirmidzi no 2399. Syaikh Al Albani rahimahullah berkata :
“ Hasan Shahih.” Lihat Silsilah Hadits Shahihah no 2280.
5
Jami’ul Bayan 2/41, karya Al Imam Abu Ja’far bin Jarir Ath Thabari rahimahullah.
4
Allah akan memberi pahala baginya dan barangsiapa berputus asa karenanya, maka Allah akan menimpakan siksaan terhadapnya.”6
Bagaimana Sikap Seorang Muslim Didalam Menghadapi Musibah ?
Seorang muslim sepatutnya memiliki sikap yang sesuai dengan syariat apabila tertimpa musibah, diantara sikap yang dituntunkan oleh syariat adalah :
1. Mengucapkan kalimat istirja’ ( ).
Allah berfirman :
“ ( Yaitu ) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan : " Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. “ ( QS Al Baqarah : 156 )
Dan disana bagi yang hendak menyempurnakan dapat menambah dengan doa , hal ini sebagaimana terdapat dalam hadits berikut ini :
Dari Ummu Salamah istri Nabi berkata : “ Saya mendengar Rasulullah bersabda :
“ Apabila seseorang tertimpa musibah hendaknya dia mengatakan Sesungguhnya semuanya berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah, ya Allah berilah ganjaran atas musibah yang menimpaku dan berilah ganti yang lebih baik darinya. Melainkan Allah akan memberi ganjaran atas musibahnya dan menggantikan dengan yang lebih baik.”
Ummu Salamah berkata : “ Ketika Abu Salamah mati aku mengatakan sebagaimana yang diperintahkan oleh Rasulullah, maka Allah menggantikan untukku yang lebih
baik dari Abu Salamah, yaitu Rasulullah.“ ( HR Imam Muslim ) 7
6. Tafsir Ibnu Katsir 1/234-235, karya Al Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah.
7. HR Imam Muslim no 918.
5
Kalimat ini ( ) mengandung obat/penghibur dari Allah dan Rasul-Nya bagi orang yang ditimpa musibah. Kalimat ini adalah sesuatu yang paling tepat dalam menghadapi musibah dan lebih bermanfaat bagi hamba untuk di dunia ini dan akhirat kelak. Karena di dalamnya terkandung pengakuan yang tulus bahwa seorang hamba, jiwa, keluarga, harta dan anaknya adalah milik Allah . Allah telah jadikan itu semua sebagai titipan yang ada pada hamba. Jika Allah mengambilnya maka itu seperti seseorang yang mengambil barang yang dipinjam oleh peminjam.
Kalimat ini juga mengandung pengukuhan bahwa kembalinya hamba hanya kepada Allah. Seseorang pasti akan meninggalkan dunia ini di belakang punggungnya. Ia
akan menghadap Allah pada hari kiamat sendirian,
sebagaimana awal mulanya. Tiada keluarga dan harta yang bersamanya. Dia akan datang nanti dengan membawa
amal kebaikan dan amal kejelekan.
2. Bersabar.
Allah berfirman :
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira
kepada orang-orang yang sabar. ( QS Al Baqarah : 155 )
Ketika menjelaskan tingkatan sabar, berkata Imam Ibnul Qayyim rahimahullah : Sabar ada tiga macam :
1. Sabar didalam menjalankan perintah dan ketaatan sampai ditunaikan.
2. Sabar didalam menjauhi larangan dan penyelisihan sampai menjaga dirinya agar
tidak terjatuh padanya.
3. Sabar didalam takdir dan ketentuan Allah hingga tidak marah dengan
sebabnya.”8
8 Madarijus Salikin 1/165, karya Imam Ibnul Qayyim rahimahullah.
Wednesday, July 18, 2018
*SALAM SAPA & BIOGRAFI SINGKAT*
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuhu
Perkenalkan nama saya *Sofian Hadi Al-Batawi* seorang penuntut ilmu *Berasal dari Jakarta,* sebagai tempat kelahiran.
Pernah sekolah di *Islamic Boarding School Darunnajah 2 Bogor* lulus tahun 2010.
Sebelumnya pernah *belajar Tahsin & Tajwid program Hapalan Al Quran di Ma’had Mafaza Jakarta Utara* pada tahun 2007 dan di *Ma'had Roudhotul Muhibbin Buaran Jakarta Timur* pada tahun 2012.
Selanjutnya meneruskan kuliah di *STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya* lulus tahun 2015.
Wassalam.
*Izinkan Saya Menjalin Ukhuwah Kepada Anda Semua*
Akun Instagram : https://www.instagram.com/sofianhadialbatawi/
Akun Telegram : https://t.me/sofianhadialbatawi
Akun Facebook : https://www.facebook.com/sofianhadialbatawi/
Akun YouTube : https://www.youtube.com/c/SofianHadiAlBatawi
*Para Sahabat Saling Memberi Syafa’at di Hari Kiamat*
Sahabat yang shalih bisa memberikan syafaat sahabatnya sehingga akan ditarik ke surga
Hasan Al- Bashri berkata,
ุงุณุชูุซุฑูุง ู ู ุงูุฃุตุฏูุงุก ุงูู ุคู ููู ูุฅู ููู ุดูุงุนุฉ ููู ุงูููุงู ุฉ
”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuhu
Perkenalkan nama saya *Sofian Hadi Al-Batawi* seorang penuntut ilmu *Berasal dari Jakarta,* sebagai tempat kelahiran.
Pernah sekolah di *Islamic Boarding School Darunnajah 2 Bogor* lulus tahun 2010.
Sebelumnya pernah *belajar Tahsin & Tajwid program Hapalan Al Quran di Ma’had Mafaza Jakarta Utara* pada tahun 2007 dan di *Ma'had Roudhotul Muhibbin Buaran Jakarta Timur* pada tahun 2012.
Selanjutnya meneruskan kuliah di *STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya* lulus tahun 2015.
Wassalam.
*Izinkan Saya Menjalin Ukhuwah Kepada Anda Semua*
Akun Instagram : https://www.instagram.com/sofianhadialbatawi/
Akun Telegram : https://t.me/sofianhadialbatawi
Akun Facebook : https://www.facebook.com/sofianhadialbatawi/
Akun YouTube : https://www.youtube.com/c/SofianHadiAlBatawi
*Para Sahabat Saling Memberi Syafa’at di Hari Kiamat*
Sahabat yang shalih bisa memberikan syafaat sahabatnya sehingga akan ditarik ke surga
Hasan Al- Bashri berkata,
ุงุณุชูุซุฑูุง ู ู ุงูุฃุตุฏูุงุก ุงูู ุคู ููู ูุฅู ููู ุดูุงุนุฉ ููู ุงูููุงู ุฉ
”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Mesin pencari ayat-ayat Al Qur'an
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
๐ http://lafzi.apps.cs.ipb.ac.id/web/ ๐
๐ Di dalam materi audio HSI, tidak seluruh ayat yg disampaikan ustadz disebutkan nama surat dan nomor ayatnya.
๐ Untuk mengetahui nama surat dan nomor ayat, bisa dilakukan dengan menggunakan Aplikasi Pencari Lafaz pada Al Qur'an.
๐ Caranya :
✏ klik link yg ada di atas
✏ ketik satu kata yang ingin dicari ayatnya, misal kata sirik
✏ klik search
✏ akan muncul semua ayat yg mengandung kata sirik
✏ pilih ayat yang sesuai dg yg ada di dalam audio.
Semoga bermanfaat
Mesin pencari ayat-ayat Al Qur'an
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
๐ http://lafzi.apps.cs.ipb.ac.id/web/ ๐
๐ Di dalam materi audio HSI, tidak seluruh ayat yg disampaikan ustadz disebutkan nama surat dan nomor ayatnya.
๐ Untuk mengetahui nama surat dan nomor ayat, bisa dilakukan dengan menggunakan Aplikasi Pencari Lafaz pada Al Qur'an.
๐ Caranya :
✏ klik link yg ada di atas
✏ ketik satu kata yang ingin dicari ayatnya, misal kata sirik
✏ klik search
✏ akan muncul semua ayat yg mengandung kata sirik
✏ pilih ayat yang sesuai dg yg ada di dalam audio.
Semoga bermanfaat
Friday, June 29, 2018
Kuliah Salah Jurusan?
Copas:
Dari Pambudi, temen BPPT and ex HR Chief Tsel..
*HELPING YOUR CHILDREN TO BUILD THEIR FUTURE*
Dua hari yang lalu, saya berada di Singapore. Dan saya berkesempatan untuk minum kopi bersama seorang sahabat saya, yang menjadi profesor di sebuah Universitas terkemuka di Singapore. Sebut saja namanya Henry.
Kami janjian ketemu di Le Paul di Takashimaya. Kebetulan saya lagi kangen makanan Perancis.
Dan mulailah kami ngobrol sana sini, tentang disruption, tentang dunia pendidikan, tentang reward system untuk innovation program ...etc ...etc.
Sampai tiba-tiba Henry bertanya,”Pam, anakku baru klas 1 SMA dan dia bertanya, sebaiknya nanti dia kuliah apa ya?”
I said,”Why you asked me this question? You are the one who is a professor in a famous university!”
Henry meneruskan,”Well, Pam tahu kan, kadang-kadang apa yang dihasilkan dunia pendidikan dan yang dibutuhkan oleh industry bisa berbeda.
I want to make sure that my daughter will be in the right path.
Apalagi dengan era disruption sekarang, begitu banyak pekerjaan yang akan hilang!
Terus anak saya harus kuliah apa dong!”
Good question!
Tetapi, apakah pertanyaan itu perlu ditanyakan? Bukankah pada akhirnya nanti kita semua akan menjadi HIMASALJU ? (Himpunan Mahasiswa Salah Jurusan?)
Ijasah temen saya Teknik Kimia,
sekarang jadi CEO bank.
Ijasah saya Computer Engineering, jadi HR Director,
dan saya punya teman lulusan Kedokteran Umum yang menjadi dosen dan konsultan management.
So what?
The most important thing will be your agility , kemampuan mempelajari hal hal yang baru.
Suatu saat saya membantu client saya merekeut Telco Troubleshooting engineer di Jepang.
Dan yang mendaftar adalah seorang dokter (lulusan Kedokteran Umum).
Dan saya tanya dia,”Ngapain dokter mendaftar sebagai Telecom engineer?”
Dan dia menjawab ,”Saya sudah belajar untuk troubleshoot tubuh manusia, kalau anda kasih saya buku petunjuk nya Mobile Switching Center, saya akan pelajari dan saya akan troubleshoot your MSC!”
Voila, anything can be learned. Selama anda mau belajar dan bekerja keras di field yang baru!
Henry meneruskan,”Tapi kan bukan berarti kita kuliah sembarang jurusan kan Pam? Memang ada banker yang dari Akunting atau Teknik Kimia. Tapi kan gak ada banker yang dari jurusan seni rupa atau seni tari kan?”
Ok, ok, setuju!
Jadi gimana?
Ok, lets make it very simple.
Kuliah apapun, jurusan apapun, di universitas apapun, tidak akan ada yang bisa membekali anda dengan kemampuan yang membuat anda “siap kerja!”.
Di perusahaan anda nanti, anda masih harus di training lagi agar anda siap melakukan pekerjaan anda!
*Makanya yang penting adalah agility, kemampuan anda mempelajari hal hal baru (seberapa cepat anda mampu absorb pengetahuan baru dan menerakannya).*
Nah di situlah kita tetap perlu belajar tentang :
- logical thinking
- system thinking
- analytical skills
- big picture thinking
karena , in the end of the day, kita memang akan mempelajari sebuah “system” dan menganalisa bagaimana “system” itu akan interract dan interlink dengan yang lain.
Terserah apapun sistemnya.
Bisa banking system, supply chain , manufacturing atau apapun. Tetapi in the end of the day this is what you will do, mempelajari2 sebuah “system” dan menganalisa bagaimana “system” itu akan interract dan interlink dengan yang lain!
*Itulah mengapa seorang lulusan Teknik Kimia bisa menjadi CEO bank, karena di Teknik Kimia mereka mempelajari “proses”, jadi mereka bisa menerapkan knowledge mereka tentang “process” ke banking system.*
Kalau orang-orang yang masih bermental “jadoel” gak akan ngerti itu, dan mereka akan komentar seperti ini
- ngapain lulusan Kimia ke bank?
- kasihan amat , kuliah 5 tahun gak dipaki ilmunya?
- kok kerjanya bisa kesasar begitu?
*Orang-orang yang bermental begitu masih terjebak dalam paradigma lama , dan masih berfikiran dengan pola “mesin uapnya James Watt. Padahal kita sekarang sudah masuk jaman Industrial 4.0, bayangin telat berapa generasi tuh orang !*
Ok, sekarang kita kembali ke Henry, apa yang harus Henry lakukan untuk memberikan advice yang tepat pada anaknya ....
Kita coba beberap langkah di bawah ini ...
a) Find their passion
Pertama kali, cari passion mereka apa. Ingat orang yang mengerjakan sesuatu sesuai dengan passionnya akan perform lebih bagus.
Lihat, mata pelajaran apa yang nilainya lebih bagus.
Dan tanyakan 2-3 mata pelajaran yang dia paling sukai.
b) Help them draw their dream
Nah, kemudian tanyakan cita-cita hidupnya apa.
Bidang apa yang akan dia sukai
Ingat , you are helping them to build their own dream and not yours!
c) Help your children to choose one field with their passions and connect to their dream
Help them to connect the dots. Usahakan agar apa yang mereka sukai akan nyambung dengan apa yang mereka ingin kerjakn di masa depan.
Jadi lihatlah apakah anak anda:
- hobby berkutat dengan mobil-mobilan dan gadget electronic?
- Berkomunikasi dan Berinteraksi dengan orang?
- Lebih banyak fokus di kegiatan fisik dan olahraga?
- Bekerja sendiri dan berkreasi?
Observasi anda akan membantu anda mengarahkan bidang apa yang akan dipelajari mereka di bangku kuliah.
Berdasarkan pengamatan tentang apa yang mereka sukai, bidang apa nilai mereka lebih bagus dan cita-cita yang ingin mereka capai, arahkan mereka ke jurusan yang akan mereka pilih.
*Dont worry too much. Jurusan itu bukan membuat mereka terpaku seumur hidup mereka , masih banyak kemungkinan bahwa mereka akan bekerja di bidang yang (seoalh-olah ) tidak ada hubunhannya.*
*Jadi paradigmanya bukanlah “saya akan menjadi insinyur kimia yang baik”, tetapi paradigma sekarang adalah,”Saya akan belajar system and design thinking, dan saya menggunakan kasus-kasus di jurusan teknik kimia sebagai simulasi untuk memecahkan permasalahan !”*
d) They have to Build the emotional and social intelligence
*Sampaikan bahwa selain kuliah, mereka juga harus belajar tentang leadership dan teamwork.*
*Intinya bagaimana mengendalikn emosi sendiri dan bagaimana mereka memahami orang lain.*
Hal ini bisa dipupuk dengan seringkali mengikuti kegiatan organisasi di kampus, senat, kegiatan kemahasiswaan, atau apapun yang membuat mereka berhubungan dengan orang-orang lain yang akan melatih social skills mereka.
*Suatu saat nanti mereka akan mengerti bahwa kemampuan mereka dalam teamworking dan leaderahip ternyata akan sama pentingnya dengan kemampuan akademis mereka!*
e) Tell them to build their agility
Last but not least, tell them to build agility, by learning something new every time.
Dunia akan berubah begitu cepat, mereka juga harus belajar dengan irama yang lebih cepat lagi.
Untuk melatih itu mereka harus selalu mempelajari sesuatu yang baru.
Apa yang bisa mereka pelajari?
Anything! Bahasa asing, memasak, berkuda, olahraga baru, menggambar, ...etc.
It does not matter WHAT they learn. What matters is HOW they continuously stimulate their brain to learn something new and to puck up new knowledge/skills.
This will be very useful in the future.
Jadi ingat, untuk lebih mempersiapkan anak-anak anda untuk masa depan mereka, lalukan kelima langkah di bawah ini:
a) Find their passion
b) Help them draw their dream
c) Help your children to choose one field with their passions and connect to their dream
d) They have to Build the emotional and social intelligence
e) Tell them to build their agility
Salam hangat
Pambudi Sunarsihanto
Tuesday, June 26, 2018
๐พ๐พ๐พ Renungan bagi saudaraku golput ๐พ๐พ๐พ
Oleh: Ustadz Firanda
Ulama-ulama dunia menyerukan untuk memilih dalam demokrasi
*1) para ulama yg menyuruh nyoblos sangat banyak dan lebih senior (sy bin Baz, sykh albani, sykh utsaimin, al-lajnah Ad-daaimah, sykh Abdul Muhsin Al-Abbad, syakh sholeh al-luhaidan, Mufti arab saudi sykh Abdul Aziz alu syaikh, syaikh Nasir Asy-syatsri, sykh ali hasan, syaikh masyhur hasan, syaikh musa nashr, syaikh Ibrahim ar-ruhaili, sykh Abdul Malik romadoni al-Jazaairi, dan masih banyak yg lainnya)*
*Maka mengikuti ulama senior para orang tua yang tinggi ilmu dan ketakwaan mereka lebih utama daripada mengikuti pendapat para ustadz seperti kami*
2) jika ada yg berkata : para ulama tdk tahu kondisi Indonesia, kita katakan :
- ini adalah tuduhan yg tdk beralasan dan terlalu dipaksa-paksakan. Karena masalah pemilu dan demokrasi adalah permaslahan yang umum menimpa banyak negeri kaum muslimin, seperti Yaman, Kuwait, iraq, al-jazaair dll
- sebagian ulama tersebut sering ke Indonesia, seperti syaikh Ali Hasan yang sudah 17 kali ke Indonesia, syaikh Ibrahim Ar-Ruhaili dan syaikj Abdurrozzaq yang sudah berulang-ulang ke Indonesia
*- diantara para ulama tersebut adalah syaikh Abdul Malik romadoni al-Jazaairi yang telah menulis buku khusus tentang politik (madaarikun nadzor) beliapun menyuruh untuk memilih*
3) jika ada yang berkata : para ulama juga bisa salah berfatwa. Maka kita katakan hal ini memang benar, namun jika para ulama saja bisa salah apalagi para ustadz yang berseberangan tentu bisa lebih salah lagi
4) kaidah yg dipakai oleh para ulama adalah irtikaab akhoffu Ad-dororoin yaitu menempuh kemudorotan yang lebih ringan dalam rangka menjauhi kemudorotan yang lebih besar.
Dalil akan kaidah ini sangatlah banyak, diantaranya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lebih memilih membiarkan orang arab Badui kencing di mesjid nabawi dan melarang para sahabat yang hendak mencegah orang arab Badui tersebut karena pilihan para sahabat akan lebih fatal akibatnya. Hal ini bukanlah berarti nabi mendukung adanya kencing di mesjid !!
Kaidah ini berbeda dengan kaidah dorurot tubihul mahdzuroot (analogi boleh makan babi kalau tdk maka akan meninggal). Nabi tatkala memilih membiarkan arab Badui tersebut kencing bukan sedang dalam keadaan darurot dari sisi bahaya, akan tetapi dari sisi dua kemudorotan yang tdk bisa dihindari maka beliau memilih mudorot yang kecil
*5) pernyataan bahwa menyoblos berarti mendukung demokrasi, adalah pernyataan yang tdk benar. Karena kaidah menempuh kemudorotan yang lebih ringan bulan berarti mendukung kemudorotan !!, ini merupakan perkara yang sangat jelas bagi yang paham akan kaidah tersebut. Sebagaimana tadi Nabi membiarkan arab Badui kencing di mesjid maka bukan berarti Nabi mendukung adanya kencing di mesjid.*
*Pernyataan inilah yang sering disalah gunakan oleh sebagian saudara kita untuk mengkafirkan orang-orang yang nyoblos karena persepsi mereka bahwa memilih melazimkan mendukung kesyirikan demokrasi fan berarti kafir*
6) pernyataan : "golput lebih selamat" mala perlu direnungkan kembali :
*- seorang yang golput pun tdk akan terhindarkan dari kemudorotan yang akan muncul dikemudian hari. Siapapun presidennya pasti undang-undang yang diputuskannya akan berpengaruh bagi rakyat Indonesia. Golput hanya bisa terhindar dari dampak demokrasi Indonesia jika golput pindah ke luar negri, ke arab saudi misalnya*
- pernyataan bahwa yang nyoblos akan ditanya pada hari kiamat, sementara yang tdk nyoblos tdk ditanya, maka kita katakan :
*Seorang golput jika ternyata karena golput nya maka naiklah pemimpin yang membawa kemudorotan bagi Islam dan kaum muslimin maka iapun akan dimintai pertanggung jawaban pada hari kiamat.*
- pernyataan : kalau nyoblos maka bertanggung jawab atas hukum-hukum yang kemudian hari dikeluarkan oleh pilihannya.
Jawabannya : ini tidaklah lazim, kembali kepada kaidah memilih kemudorotan yang lebih ringan bukan berarti mendukung kemudorotan, sebagaimana analogi Nabi membiarkan arab Badui kencing dimesjid bukan berarti membolehkan apalagi mendukung kencing di mesjid
*7) kalau ada yang bilang bahwa yang nyoblos manhaj nya perlu dipertanyakan, maka kenyataannya mereka yang nyoblos telah mengikuti fatwa para ulama, bahkan banyak dan mayoritas para ulama. Kalau bukan fatwa para ulama yang diikuti lantas siapa lagi?*
*8) syaikh Ali Hasan pernah berfatwa untuk tdk menyoblos tatkala ada pemilu di Iraq, sehingga ahlus sunnah pada tdk memilih, akibatnya syiah yang naik dan berkuasa. Maka setelah iti beliau merubah fatwa beliau mengikuti yang lebih tua yaitu fatwa syaikh Albani guru beliau, syaikh bin Baz, dan syaikh utsaimin. Beliau sadar bahwa fatwa orang tua (syaikh Albani) lebih tajam daripada fatwa beliau*
9) ingatlah bisa jadi Kristenisasi, syiah nisasi, liberal semakin berkembang tanpa harus angkat senjata, namun hanya dengan perundang-undangan.
Jika sebagian ustadz tdk bisa ngisi pengajian di sebuah mesjid hanya karena DKM nya simpatisan syiah maka bagimana lagi jika syiah beneran. Apalagi dalam skala yang lebih luas
*10) tidak diragukan bahwa pemilu merupakan fitnah yang menimbulkan pro kontra, maka hendaknya baik yang nyoblos maupun yang golput agar kembali rukun, tdk perlu saling menjatuhkan, toh hanya 9 juli lalu semuanya hanya tinggal menunggu taqdir Allah. Masing masing telah menunjukkan sudut pandangnya, masing-masing telah berdoa dan berijtihad, dan masing-masing berniat baik untuk Islam dan negeri ini.*
Masing masing telah menunjukkan sudut pandangnya, masing-masing telah berdoa dan berijtihad, dan masing-masing berniat baik untuk Islam dan negeri ini.
*Tambahan: fatwa para kibar ulama sangat banyak membolehkan memilih pemimpin atau ikut dalam pilkada peraktis, maka dari itu jangan ragu2 lagi untuk mengikutkan suara2 kita demi Indonesia yang lebih maju.*
*Agar selamat dari kesalahan dalam memilih seorang pemimpin, ikuti bimbingan para ulama atau para Alim ulama di daerah masing2 karena mereka sudah paham mana pemimpin yang berhak jadi pemimpin dan bisa di percaya.*
*Semoga Allah memberikan yang lebih baik bagi kaum muslimin Indonesia.*
https://firanda.com/index.php/artikel/status-facebook/719-renungan-bagi-saudaraku-golput
Oleh: Ustadz Firanda
Ulama-ulama dunia menyerukan untuk memilih dalam demokrasi
*1) para ulama yg menyuruh nyoblos sangat banyak dan lebih senior (sy bin Baz, sykh albani, sykh utsaimin, al-lajnah Ad-daaimah, sykh Abdul Muhsin Al-Abbad, syakh sholeh al-luhaidan, Mufti arab saudi sykh Abdul Aziz alu syaikh, syaikh Nasir Asy-syatsri, sykh ali hasan, syaikh masyhur hasan, syaikh musa nashr, syaikh Ibrahim ar-ruhaili, sykh Abdul Malik romadoni al-Jazaairi, dan masih banyak yg lainnya)*
*Maka mengikuti ulama senior para orang tua yang tinggi ilmu dan ketakwaan mereka lebih utama daripada mengikuti pendapat para ustadz seperti kami*
2) jika ada yg berkata : para ulama tdk tahu kondisi Indonesia, kita katakan :
- ini adalah tuduhan yg tdk beralasan dan terlalu dipaksa-paksakan. Karena masalah pemilu dan demokrasi adalah permaslahan yang umum menimpa banyak negeri kaum muslimin, seperti Yaman, Kuwait, iraq, al-jazaair dll
- sebagian ulama tersebut sering ke Indonesia, seperti syaikh Ali Hasan yang sudah 17 kali ke Indonesia, syaikh Ibrahim Ar-Ruhaili dan syaikj Abdurrozzaq yang sudah berulang-ulang ke Indonesia
*- diantara para ulama tersebut adalah syaikh Abdul Malik romadoni al-Jazaairi yang telah menulis buku khusus tentang politik (madaarikun nadzor) beliapun menyuruh untuk memilih*
3) jika ada yang berkata : para ulama juga bisa salah berfatwa. Maka kita katakan hal ini memang benar, namun jika para ulama saja bisa salah apalagi para ustadz yang berseberangan tentu bisa lebih salah lagi
4) kaidah yg dipakai oleh para ulama adalah irtikaab akhoffu Ad-dororoin yaitu menempuh kemudorotan yang lebih ringan dalam rangka menjauhi kemudorotan yang lebih besar.
Dalil akan kaidah ini sangatlah banyak, diantaranya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lebih memilih membiarkan orang arab Badui kencing di mesjid nabawi dan melarang para sahabat yang hendak mencegah orang arab Badui tersebut karena pilihan para sahabat akan lebih fatal akibatnya. Hal ini bukanlah berarti nabi mendukung adanya kencing di mesjid !!
Kaidah ini berbeda dengan kaidah dorurot tubihul mahdzuroot (analogi boleh makan babi kalau tdk maka akan meninggal). Nabi tatkala memilih membiarkan arab Badui tersebut kencing bukan sedang dalam keadaan darurot dari sisi bahaya, akan tetapi dari sisi dua kemudorotan yang tdk bisa dihindari maka beliau memilih mudorot yang kecil
*5) pernyataan bahwa menyoblos berarti mendukung demokrasi, adalah pernyataan yang tdk benar. Karena kaidah menempuh kemudorotan yang lebih ringan bulan berarti mendukung kemudorotan !!, ini merupakan perkara yang sangat jelas bagi yang paham akan kaidah tersebut. Sebagaimana tadi Nabi membiarkan arab Badui kencing di mesjid maka bukan berarti Nabi mendukung adanya kencing di mesjid.*
*Pernyataan inilah yang sering disalah gunakan oleh sebagian saudara kita untuk mengkafirkan orang-orang yang nyoblos karena persepsi mereka bahwa memilih melazimkan mendukung kesyirikan demokrasi fan berarti kafir*
6) pernyataan : "golput lebih selamat" mala perlu direnungkan kembali :
*- seorang yang golput pun tdk akan terhindarkan dari kemudorotan yang akan muncul dikemudian hari. Siapapun presidennya pasti undang-undang yang diputuskannya akan berpengaruh bagi rakyat Indonesia. Golput hanya bisa terhindar dari dampak demokrasi Indonesia jika golput pindah ke luar negri, ke arab saudi misalnya*
- pernyataan bahwa yang nyoblos akan ditanya pada hari kiamat, sementara yang tdk nyoblos tdk ditanya, maka kita katakan :
*Seorang golput jika ternyata karena golput nya maka naiklah pemimpin yang membawa kemudorotan bagi Islam dan kaum muslimin maka iapun akan dimintai pertanggung jawaban pada hari kiamat.*
- pernyataan : kalau nyoblos maka bertanggung jawab atas hukum-hukum yang kemudian hari dikeluarkan oleh pilihannya.
Jawabannya : ini tidaklah lazim, kembali kepada kaidah memilih kemudorotan yang lebih ringan bukan berarti mendukung kemudorotan, sebagaimana analogi Nabi membiarkan arab Badui kencing dimesjid bukan berarti membolehkan apalagi mendukung kencing di mesjid
*7) kalau ada yang bilang bahwa yang nyoblos manhaj nya perlu dipertanyakan, maka kenyataannya mereka yang nyoblos telah mengikuti fatwa para ulama, bahkan banyak dan mayoritas para ulama. Kalau bukan fatwa para ulama yang diikuti lantas siapa lagi?*
*8) syaikh Ali Hasan pernah berfatwa untuk tdk menyoblos tatkala ada pemilu di Iraq, sehingga ahlus sunnah pada tdk memilih, akibatnya syiah yang naik dan berkuasa. Maka setelah iti beliau merubah fatwa beliau mengikuti yang lebih tua yaitu fatwa syaikh Albani guru beliau, syaikh bin Baz, dan syaikh utsaimin. Beliau sadar bahwa fatwa orang tua (syaikh Albani) lebih tajam daripada fatwa beliau*
9) ingatlah bisa jadi Kristenisasi, syiah nisasi, liberal semakin berkembang tanpa harus angkat senjata, namun hanya dengan perundang-undangan.
Jika sebagian ustadz tdk bisa ngisi pengajian di sebuah mesjid hanya karena DKM nya simpatisan syiah maka bagimana lagi jika syiah beneran. Apalagi dalam skala yang lebih luas
*10) tidak diragukan bahwa pemilu merupakan fitnah yang menimbulkan pro kontra, maka hendaknya baik yang nyoblos maupun yang golput agar kembali rukun, tdk perlu saling menjatuhkan, toh hanya 9 juli lalu semuanya hanya tinggal menunggu taqdir Allah. Masing masing telah menunjukkan sudut pandangnya, masing-masing telah berdoa dan berijtihad, dan masing-masing berniat baik untuk Islam dan negeri ini.*
Masing masing telah menunjukkan sudut pandangnya, masing-masing telah berdoa dan berijtihad, dan masing-masing berniat baik untuk Islam dan negeri ini.
*Tambahan: fatwa para kibar ulama sangat banyak membolehkan memilih pemimpin atau ikut dalam pilkada peraktis, maka dari itu jangan ragu2 lagi untuk mengikutkan suara2 kita demi Indonesia yang lebih maju.*
*Agar selamat dari kesalahan dalam memilih seorang pemimpin, ikuti bimbingan para ulama atau para Alim ulama di daerah masing2 karena mereka sudah paham mana pemimpin yang berhak jadi pemimpin dan bisa di percaya.*
*Semoga Allah memberikan yang lebih baik bagi kaum muslimin Indonesia.*
https://firanda.com/index.php/artikel/status-facebook/719-renungan-bagi-saudaraku-golput
Subscribe to:
Posts (Atom)