Tuesday, May 12, 2015

Mengenalkan Allah Kepada Anak
sub pembahasan: Mengenalkan Allah Kepada Anak Usia Dini
oleh Kiki Barkiah
(ibu dari 5 anak, homeschooler, Ketua yayasan komunitas Homeschooling Muslim dan Rumah Tahfidz Al-Kindi Mahardika Batam)
Disampaikan dalam kuliah via whatsapp Komunitas Home Education Berbasis Potensi dan Akhlak group Cilacap Purwokerto
Mengenal Allah adalah sebuah proses penting dalam kehidupan manusia. Hanya dengan mengenal Allah seseorang akan mengetahui secara hakiki tujuan kehidupannya. Hanya dengan mengenal Allah seseorang dapat memahami apa yang Allah inginkan terhadap kita sebagai makhluk yang diciptakan-Nya. Hanya dengan mengenal Allah kita bisa memahami hakikat keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Hanya dengan proses mengenal Allah yang berbuah keimanan dan ketakwaan, seseorang dapat meraih keberuntungan, kemenangan serta kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Mungkin kita adalah seseorang yang termasuk terlambat dalam memulai proses mengenal Allah. Sementara kita berharap dapat melahirkan generasi yang jauh lebih baik dari kita khususnya dalam hal mengenal Allah. Maka muncullah kebingungan bagaimana kita sebagai orang tua harus mengawali proses mengenalkan Allah kepada anak-anak kita.
Sebelum kita mengenalkan Allah kepada anak-anak, tentunya proses pemahaman itu harus diawali dadi diri kita. Kita harus terus belajar mengenai konsep ketuhanan dan bagaimana konsep tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehingga mampu melahirkan kepribadian diri yang memiliki kualitas keimanan dan ketakwaan yang baik.
Menggali dari berbagai literatur, beberapa point konsep ketuhanan yang perlu diketahui anak-anak adalah:
1. Allah sebagai pencipta
2. Allah sebagai pemberi rezeki
3. Allah sebagai pengatur alam
4. Allah sebagai pemilik
5. Allah sebagai pemimpin
6. Allah sebagai pembuat hukum
7. Allah sebagai pemerintah
8. Allah sebagai satu-satunya yang disembah
Materi diatas tentunya disampaikan secara bertahap sesuai tahapan usia dan dengan pilihan bahasa yang sesuai dengan tahapan kedewasaan mereka. Materi ini bukanlah materi yang disampaikan dalam 8 pertemuan pelajaran, namun materi ini adalah materi yang harus terus kita internalisasikan dalam diri seorang anak sepanjang masa.
Dalam prakteknya, penyampaian materi ini tidak harus selalu disampaikan dengan metode ceramah , konsep ketuhanan dapat kita selipkan diantara kejadian-kejadian sederhana disekitar kita seperti saat mendongeng, saat kunjungan edukasi, outdoor ke alam, saat makan, saat bermain, saat menonton dll, bahkan saat mereka celaka karena terjatuh, misalnya. Tentunya jiwa seorang anak yang terjatuh dan berdarah kemudian dimarahi dan disalahkan orang tuanya, akan berbeda dengan mereka yang celaka kemudian diajak merefleksikan kejadian sebagai tanda kasih sayang Allah yang memberi peringatan dan menggugurkan dosa.
Dalam mengenalkan Allah kepada anak usia dini, beberapa konsep ketuhanan mungkin perlu ditunda atau disederhanakan penyampaiannya.
Dalam tulisan yang berjudul Stategi Pendidikan Agama Sesuai Tahapan Usia Anak, Psikolog Innu Virgiani menyatakan bahwa
Pada tahap anak yang berumur 3 – 6 tahun, konsep mengenai Tuhan banyak dipengaruhi oleh fantasi dan emosi, sehingga dalam menanggapi agama anak masih menggunakan konsep fantastis yang diliputi oleh dongeng- dongeng yang kurang masuk akal. Cerita Nabi akan dikhayalkan seperti yang ada dalam dongeng- dongeng. Pada usia ini, perhatian anak lebih tertuju pada para pemuka agama daripada isi ajarannya dan cerita akan lebih menarik jika berhubungan dengan masa anak-anak karena sesuai dengan jiwa kekanak- kanakannya. Dengan caranya sendiri anak mengungkapkan pandangan teologisnya, pernyataan dan ungkapannya tentang Tuhan lebih bernada individual, emosional dan spontan tapi penuh arti teologis.
Berdasarkan pengalaman penulis, secara bertahap beberapa konsep di bawah ini bisa kita sampaikan dengan bahasa yang sederhana melalui refleksi kejadian di sekitar mereka. Untuk tahap awal point-point materi Mengenal Allah yang bisa disampaikan kepada anak-anak usia dini, diantaranya:
1. Pada fasa gramatikal dimana anak menangkap informasi lebih pada kontekstual bahasa dan belum terlalu banyak mempertanyakan makna dibaliknya maka perbanyaklah mengenalkan kalimat Laa ilaha ha illlah,Tidak ada Tuhan selain Allah. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Quran:
"Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan melainkan Dia" - (Q.S. Al-Baqarah 163)
Apabila menjumpai anak yang kritis dan bertanya Tuhan itu apa, maka kita bisa menjawab dengan bahasa sederhana yang menggambarkan konsep ketuhanan yang disebutkan diatas. Jika anak terus bertanya maka kita bisa mengenalkan lebih dalam lagi tentang sifat-sifat Allah yang dijelaskan dalam Al-quran. Insya Allah akan dibahas lebih mendetail dalam lanjutan artikel ini.
2. Jika menemui anak yang kritis dan bertanya mengapa tuhan hanya ada satu, maka kita bisa menyampaikan sifat Allah selanjutnya yaitu Allah tidak memiliki dan tidak membutuhkan mitra/partner. Jelaskan bahwa jika ada lebih dari satu Tuhan pasti akan terjadi kekacauan. Kita bisa memberikan contoh dari hal yang lebih dekat dengan kehidupan mereka. Misalnya, jika ada 2 supir yang mengendalikan satu mobil pasti akan terjadi kekacauan. Jika anak bertanya dari mana kita mengetahuinya, sampaikan bahwa hal tersebut disampaikan Allah dalam Al-quran
Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai ´Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.
(QS: Al-Anbiyaa Ayat: 22)
3. Dalam kesempatan lain kita bisa mengenalkan Allah dengan diawali diskusi bertema keluarga. Misalnya, tanyakan kepada anak kita siapa nama ibu dan ayah mereka, siapa nama ayah dan ibu dari orang tua mereka, siapa saja nama saudara-saudara mereka dll. Kemudian lanjutkan diskusi ringan pada pembicaraan yang lebih dalam tentang mengenal Allah bahwa Allah tidak memiliki anak dan tidak memiliki orang tua sebagaimana dijelaskan dalam Al-quran
“Tidak Dia beranak, dan tidak Dia diperanakkan.” (Al-ikhlas ayat 3).
4. Mungkin kita menjumpai anak yang kritis dan bertanya tentang seperti apakah Allah itu. Atau mungkin kita secara sengaja ingin menambah materi pengenalan Allah. Buatlah diskusi ringan di rumah yang diawali dengan bertanya tentang perbedaan wajah setiap orang, perbedaan jenis-jenis hewan lalu masuklah pada pembicaraan yang lebih dalam tentang Allah bahwa Allah yang menciptakan semua makhluk berbeda dari makhluknya dan tidak ada satupun yang menyerupai dan menandingi Allah, sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-quran
"... Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat" - (QS. Asy-Syura : 11)
5. Manfaatkanlah kesempatan emas saat menemui kejadian-kejadian istimewa di sekitar kita. Sebagai contoh mungkin anak kita menemukan binatang yang mati. Bukalah sebuah diskusi sederhana tentang konsep mati atau sudah tidak hidup lagi. Sebutkanlah ciri-ciri sederhana yang tampak kasat mata mereka tentang perbedaan makhluk yang masih hidup dengan yang sudah mati. Sampaikanlah bahwa semua makhluk yang hidup akan mati pada akhirnya, sementara Allah selalu ada, hidup kekal/abadi dan tidak akan mati. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-quran
Dialah Yang Awal (tidak berpemulaan) dan Yang Akhir (tidak berkesudahan)... " - (QS. Al-Hadid : 3)
6. Dalam sebuah kesempatan dimana balita kita sedang membutuhkan pertolongan, ajarkan mereka untuk meminta tolong dengan cara yang baik saat mereka tidak mampu menyelesaikan masalah mereka sendirian. Sampaikan bahwa meminta tolong setelah apa yang diusahakan tidak berhasil adalah sesuatu yang wajar bagi setiap orang. Setiap manusia pasti membutuhkan pertolongan orang lain. Lalu masuklah pada materi yang lebih dalam tentang pengenalan Allah. Allah mandiri/tidak membutuhkan bantuan makhluk-Nya, hanya zat lemah yang membutuhkan pertolongan sebagaimana yang disampaikan dalam Al-quran
"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup, yang berdiri sendiri... " - (QS.Al-Baqarah : 255)"
7. Saat kita menemukkan anak kita sulit tidur, ini bisa menjadi kesempatan untuk mengenalkan Allah. Sampaikanlah bahwa Allah menjadikan malam untuk beristirahat bagi manusia serta menciptakan siang untuk mencari karunia Allah. Semua manusia membutuhkan tidur untuk beristirahat karena yang tidak mengantuk dan tidak tidur hanyalah Allah sebagaimana yang disampaikan dalam Al-quran
"tidak mengantuk dan tidak tidur" (al¬Baqarah(2): 225)
8. Saat kita bersama anak-anak kita melihat sesuatu yang baru atau yang membuat ia merasa tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentangnya, usahakalah untuk selalu menyertakan Allah didalamnya. Sampaikanlah bahwa Allah yang menciptakan segala sesuatu, yaitu semua makhluk, alam semesta serta isinya. Adapun beberapa benda di sekitar mereka yang dibuat oleh manusia, sesungguhnya bahan bakunya berasal dari ciptaan Allah. Ajak anak untuk membedakan mana benda ciptaan Allah secara langsung, mana benda yang dibuat dan dikembangkan oleh manusia.
Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu
(Q.S Az-Zumar 62)
9. Ketika kita menemui anak yang sangat kritis bertanya tentang bagaimana wujud Allah, sementara jawaban-jawaban yang secara eksplisit ditulis di dalam Al-quran belum juga memenuhi kepuasan mereka dalam bertanya. Sampaikanlah bahwa kita dapat mengetahui kebesaran Allah dengan hanya melihat tanda-tanda kekuasan-Nya. Sebagaimana yang difirmankan Allah dalam Al-Quran bahwa apa yang diciptakan Allah merupakan tanda kesempurnaan dan kekuasaan Allah.
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal,(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau,maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS.Ali Imran [3]:190-191)
Ajaklah anak berdiskusi tentang fenomena di sekitar mereka serta bagaimana Allah memberikan manfaat dari setiap penciptaannya. Berikan mereka pertanyaan-pertanyaan sederhana tentang apa yang akan terjadi jika penciptaan tersebut ditiadakan.
10. Mungkin kita menemui balita yang sangat kritis bertanya mengapa kita tidak bisa melihat Allah. Sampaikanlah bahwa kita bisa memahami keberadaan Allah melalui ciptaan-Nya meskipun saat ini kita belum bisa melihat Allah. Bagaimana mungkin ada penciptaan jika tidak ada penciptanya. Sehingga meskipun kita saat ini belum bisa melihat Allah kita yakin Allah itu ada dengan segala kebesaran-Nya karena kita dapat melihat buktinya melalui ciptan-Nya. Meskipun begitu, walaupun kita tidak bisa melihat Allah, Allah bisa melihat kita sebagaimana yang difirmankan dalam Al-Quran
”Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan bumi. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan”. (Q.S Al-Hujurat 18)
“Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. Kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Qs. Al-Hadid :4)
Ingatkanlah mereka untuk senantiasa berbuat kebaikan dimanapun dan kapanpun karena Allah senantiasa melihat kita.
11. Ketika anak bertanya tentang keberadaan Allah janganlah kita menjawab bahwa Allah ada dimana mana meskipun dalam Al-quran Allah berfirman
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.(115)
Penafsiran bahwa Allah ada di mana mana merupakan penafsiran yang salah.
Dalam Q.S As Sajadah ayat 4
Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ´Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari pada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa´at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?"
Yaitu) Rabb Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas Arsy .” (QS. Thoha : 5)
Sehingga saat anak bertanya dimanakah Allah, Allah ber-istiwa/bersemayam diatas ´Arsy, atau menetap tinggi di atas ´Arsy. ´Arsy secara bahasa artinya singgasana raja namun ´Arsy yang dimaksud didalam ayat al quran adalah sebuah singgasana milik Allah yang dipikul oleh para malaikat. Namun bersemayamnya Allah tidaklah sama dengan bersemayamnya para raja sebagaimana Allah menegaskan dalam quran bahwa tidak ada satupun yang menyerupai-Nya.
(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat (Q.s As Syura ayat 11)
12. Ketika anak bertanya bagaimana ia bisa melihat Allah. Sampaikanlah bahwa ada diantara para penghuni surga yang sangat spesial yang mendapat hadiah tambahan yang istimewa yaitu dapat bertemu langsung dengan Allah. sebagaimana disampaikan dalam Al-quran
“Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (melihat wajah Allah Ta’ala). Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya” (QS Yunus:26)
13. Mungkin kita menemui anak yang sangat kritis bertanya tentang bagaimana Allah membuat ini dan itu. Sampaikanlah bahwa bagi Allah menciptakan sesuatu sangatlah mudah. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran:
"Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia" - (QS. Yasin: 82)
14. Jadikanlah kejaidan di sekita mereka sebagai kesempatan mengenalkan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu dengan tujuan, tidak ada satupun yang sia-sia
“Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka (Qs. Ali Imran 3 : 191).
Demikian beberapa poin pengenalan Allah yang bisa kita mulai pada awal-awal usia anak-anak kita. Konsep yang lebih dalam dapat kita sampaikan di tahapan selanjutnya.
Adapun output yang diharapkan dari pemahaman anak-anak pada tahapan ini adalah sbb:
1. Anak tumbuh dalam suasana yang menghidupkan nama Allah
2. Anak mengetahui bahwa tiada Tuhan selain Allah, meskipun pada tahapan ini anak belum mengetahui secara dalam apa makna serta konsekuanesi dibalik pernyataan tersebut
3. Anak senantiasa merasakan kebersamaan Allah dalam kehidupannya melalui proses berdzikir baik secara ayat kauliyah maupun kauniyah
4. Dengan memahami konsep Allah sebagai pencipta diharapkan dapat membentuk kepribadian anak yang senantiasa menjaga, memelihara, dan memanfaatkan semua karunia Allah dengan cara yang baik. Secara bertahap mereka akan memahami bahwa segala sesuatu di sekitar mereka merupakan milik Allah yang dititipkan kepada kita.
Adapun metode yang bisa digunakan dalam mengenalkan Allah pada fasa awal-awal usia mereka diantaranya:
1. Membangun lingkungan yang memberi pengalaman religius bagi anak
2. Memberikan teladan pengamalan agama dan kedekatan kepada Allah didalam rumah
3.
Mengkaitkan sekian banyak pengalaman dan kejadian dengan nilai-nilai Ilahiah dan memperdalam pengenalan mereka akan sifat-sifat Allah
2. Membaca buku cerita yang bernuansa islam sesuai dengan tahapan usianya
3. Membaca kisah nabi yang disajikan dalam buku yang dirancang sesuai dengan tahapan usianya
4. Memperdengarkan ayat-ayat Al-quran dan mengenalkan bahwa Al-quran memuat pesan Allah kepada manusa. Misalnya ketika kita ingin memberi nasihat kepada anak kita, katakanlah "Kata Allah di dalam Al-quran........" Mungkin pada tahap awal redaksi perintah dari quran belum diberikan secara mendetail. Tapi minimal mereka mengetahui bahwa informasi tersebut didapatkan kita dari Al-Quran. Sejalan dengan pertambahan usianya, kita bisa melengkapi diskusi-diskusi kita bersama anak-anak dengan membacakan langsung ayat al-quran beserta artinya.
Referensi:
Ahammiyattu Ma'rifatullah-Materi Tarbiyah
Ath-Thariiq ila Ma'rifatullah-Materi Tarbiyah
Strategi Pendidikan Agama Sesuai Tahapan Usia Anak,Innu Virgiani, P.Si
https://materitarbiyah.wordpress.com/2008/…/15/marifatullah/
http://id.wikipedia.org/wiki/Sifat-sifat_Allah_%28Islam%29
http://quran-terjemah.org/o
Pekerjaan Rumah yg menunggu:

* Cat Rumah
* betulin kitchen set
* servis AC
* pagar rumah
* bebenah Kamar
* lemari makan utk tetaroan spt toples, piring dll
* servis kompor
* Beli happy cal
* Beli food pressesor yg merek Philips utk baso
* ubin di RT yg lepas
* bebenah kamar atas/gudang
* bebenah debu/barang2 yg tdk terpakai
* betulin sepeda buat ngajak Ade jalan2
* bersiin lemari es
* Beli taplak meja tamu
* Beli lap pel yg menyerap air
* bebenah dapur bersih dan Kotor
* beberes yg bocor2
* mencarikan guru Tahfidz buat rania dan Khalid
*
‪#‎SAKITNYA‬ TU DISANA#
Ust Syafiq Reza Basalamah
Kamu rela kerja 8 jam dikantor buat boss; hanya karena kamu yakin, bahwa akhir bulan boss akan memberikan gaji kepadamu.
Padahal,
Kamu kerja menggunakan kaki dan tangan yg bukan pemberian boss.
Kamu kerja menggunakan mata dan telinga yg bukan pemberian boss.
Kamu kerja menggunakan otak dan pikiran yg bukan pemberian boss.
Semua adalah pemberian Allah, dzat yg telah menciptakanmu. Nafas dan nyawamu adalah pemberianNYa. Bahkan hidup dan matimu, semua berada ditanganNYA.
Tapi kenapa tatkala Allah memanggilmu dgn berkumandangnya ADZAN, agar kamu sujud dan rukuk kepadaNYA sebentar, tak lebih dr 10 menit, engkau ENGGAN melakukannya ?
Padahal, DIA jg menjanjikan SURGA untukmu jika kamu mau melakukannya,
Sadarlah kawan. Atau KAMU AKAN MENYESAL. Karena sakitnya tu disana...
----------
Yuk sholat..!
Berbagi Kisah di Saat KAJIAN "Sakitnya Tuh Disana... ( Alam Barzakh, Akhirat )" Pemateri :
Ust. DR.Syafiq Reza Basalamah.
---------------------
Pada sesi tanya jawab dalam ta'lim ini, Suasana seketika menjadi hening.. ketika ada jamaah yang bertanya "Ustadz, jika ustadz nanti masuk surga duluan, dan kami tertahan disana tolong ajak kami ustadz...., para jamaah yang hadir dimajlismu hari ini, tolong ingat kami ustadz, serta doakan kami agar termasuk penghuni-penghuni surga...
." Seketika itu para jamaah yang hadir terdiam, suasana yang tadinya ramai mendadak hening.
Terlihat Ustadz Syafiq matanya berkaca-kaca, beliau terdiam, terlihat air matanya mulai menetes dipipinya, matanya memerah..
Ustadz Syafiq Reza Basalamah diam sejenak kmudian berdoa kepada Allah 'Azza Wajalla (namun beliau shir' (lirihkan) doanya). Lagi lagi air matanya menetes dipipinya...
para jamaahpun menundukan kepalanya, terlihat para jamaah matanya sembab, bajunya basah krna airmata, terdengar isak tangis tersedu-sedu dari para jamaah.
Kemudian ustadz mencoba menjawab sedikit..
"Saudaraku, surga itu mahal, surga Allah sangatlah mahal. Hanya dengan rahmat-Nya kita dapat diizinkan utk memasuki surga-Nya.
Tak ada satupun disini yang menjamin dirinya akan
masuk surga.
Namun kita percaya janji Allah..
Saudaraku surga tidak akan diraih tanpa adanya pengorbanan...
" Kemudian ustadz mengambil tisu utk mengusap airmatanya.. Ma'syaa Allah, Barakallahu fiikum ...
MENU SUKI SUKIAN SEHAAT

Resep: dari Mb Hezti

KUAH:
1. TOMYAM
2. KALDU AYAM

BAHAN:
1. Bakso ikan
2. Bakso Salmon atau
3. Tahu ikan, Tahu Cina, tahu Bandung
4. Dada ayam filet
5. Soun jagung
6. Sawi putih
7. Sawi hijau
8. Kailan
9. Kol
10. Wortel
11. Siomay, pangsit rebus, tekwan, dll yg tidak digoreng
(Silakan pilih bervariasi utk menu sepekan)

12. Lain lain bahan asal jangan Udang, Cumi, Daging merah, minyak, mentega,

Bumbu kuah:
1. Bawang putih cincang
2. Lada
3. Garam sedikiiit
4. Jeruk limo/lemon u perisa asam segar
5. Saos asam : gula merah kentalkan+asem jawa cairkan sesendok makan+garem dikiit+perasan jeruk limo/lemon/nipis.

bumbu tomyam paling enak Mak Nyonya buatan malaysia.

Cara memasak:
1. Campurkan semua bumbu dalam panci Suki (panci biasa), kecuali saos asem.
Diamkan sampai mendidih

2. Masukkan daging ayam filet/ikan/daging mentah dulu sampau mendidih

3. Masukkan sayuran keras, kecilkan api
4. Masukkan sayuran basah..
5. Matikan api
6. Tuang ke dalam mangkuk mangkuk perorangan, siap untuk disantap
7. Tambahkan saos asem manis gula jawa. Rasanya harus asem, jangan manis.

Masakan sehat, siap dlm waktu 10 menit. Boleh dgn nasi u tuk anak anak, untuk ibu kalo masih laper..tambah lagi sampai 2 mangkok..gak apa apa....
BON A PETIT

TETAP SEHAT SAAT TANPA KHADIMAT

1. Belanja stock semua bahan suki di atas simpan di freezer u daging dan ikan ssetelah dixuxi bersih dan bungkus per porsi shg siap dimasak kapan saja.

2. Sayuran dicuci lalu dipisah pisah satuan, masukkan dlm tupperware/wadah sejenis. Simpan di kulkas.

3. Kuah kaldu bisa dibuat dari ayam kampung, jahe bawang putih keprek dan gatam sedikiit. Dinginkan, bungkus per porsi dlm plastik. Tinggal ambil satu satu setiap akan dimasak.

4. Sayur yg dipilih BUKAN yg berwarna HIJAU u hindari Asam Urat.

5. Karbo hydrat bs ditambah dgn mie telur, kwetiau, macaroni, dll.






Monday, May 11, 2015

Resep Mie|Mi Ayam Bangka

Kalau biasanya jajan mi Bangka, sekali-sekali bikin sendiri. Gampang dan lebih enak. Mi yang lembut diberi topping ayam berbumbu kecap dan bawang yang wangi. Sawi dan tauge pun melengkapi sajian mi yang sedap ini.

Bahan:
500 g mi telur segar/basah
1 sdm minyak sayur
1 sdm kecap asin

Atau buat sendiri

Cara Membuat Mie Telur Sendiri

Bahan :
250 gram tepung terigu protein tinggi
50 gram tepung sagu / tapioka
2 butir telur
1 sendok teh garam
Air untuk merebus
Untuk taburan : 50 gram tepung terigu protein tinggi
Cara membuat :
Aduk rata semua bahan hingga bergumpal.
Diamkan 15 menit.
Uleni adonan hingga rata dan kalis.
Giling di gilingan mie berulang2 hingga adonan halus. 
Tipiskan sesuai selera ketebalan mienya.
Potong2 di pemotong mie yang kecil. taburi bahan lapisan agar tidak saling lengket mienya.
Rebus 1000 ml air dan 1 sendok makan minyak goreng. Masukkan mie jika sudah mendidih. Masak hingga matang, tiriskan. Mie telur homemade yang pulen dan enak..siap di olah jadi aneka olahan mie..^^


Topping:
2 sdm minyak sayur
2 siung bawang putih, cincang halus
250 g daging ayam, potong kecil
150 g jamur merah, potong-potong
2 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdm kecap manis
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
200 ml air

Kuah:
500 ml kaldu ayam
1 siung bawang putih cincang
1 sdm daun bawang
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam

Pelengkap:
4 batang sawi, potong-potong, rebus
100 g tauge, bersihkan
2 sdm bawang merah goreng

Cara membuat:


    Didihkan air, masukkan mi sebentar dalam air lalu tiriskan segera.
    Aduk minyak dan kecap hingga rata.
    Masukkan mie, aduk rata. Sisihkan.

    Topping:
    Tumis bawang putih hingga wangi.
    Masukkan potongan ayam, aduk hingga berubah warna dan kaku.
    Tambahkan jamur, aduk hingga layu
    Masukkan saus tiram, kecap manis, kecap asin, merica dan garam.
    Aduk hingga tercampur rata.
    Tuangi air, didihkan sebentar hingga kuah habis. Angkat.

    Kuah: Rebus kaldu, bawang putih, daun bawang, merica dan garam hingga mendidih lalu angkat.

    Penyajian:
    Taruh mi di dalam mangkuk.
    Beri Toppingnya lalu tambahkan sawi, tauge dan daun bawang.
    Sajikan dengan Kuahnya.

Untuk 2 orang

Sunday, May 10, 2015

Chiifon Cake

Hal penting lainnya dalam proses pembuatan chiffon cake adalah proses mengaduk adonan dasar dengan meringue (kocokan putih telur). Karena adonan dasar umumnya memiliki konsistensi kental dan padat maka biasanya kita akan sedikit menemui kesulitan kala akan mencampurkannya dengan kocokan putih telur yang kaku berbusa. Satu trik untuk memudahkannya adalah mencampurkan sedikit meringue ke adonan dasar, aduk dengan teknik aduk balik sehingga adonan menjadi sedikit encer. Kondisi encer membuat kita lebih mudah untuk mencampurkan sisa meringue ke adonan. Jangan memasukkan meringue sekaligus banyak, karena akan sulit untuk tercampur dengan baik yang akhirnya memaksa kita untuk terlalu banyak mengaduk, akibatnya busa akan menghilang dan cake akan susah untuk mekar dengan baik. Masukkan meringue secara bertahap, pastikan teraduk dengan baik sebelum anda masukkan bagian berikutnya.



Jangan lupa, ketika mengaduk campuran adonan maka selalu gunakan teknik aduk balik atau lipat (folding), jangan mengaduk secara memutar atau searah dengan jarum jam. Chiffon cake yang mengembang, lembut dan empuk ini terbentuk oleh kocokan putih telur yang maksimal, karena itu usahakan sesedikit mungkin membuat si meringue menjadi kempis dan kehilangan gelembung udaranya. Teknik aduk balik dilakukan dengan cara menyisiri tepian wadah berisi adonan hingga ke bagian dasarnya kemudian putarkan pergelangan tangan anda sehingga adonan menjadi terbalik. Atau anda juga bisa membelah adonan dari bagian tengah hingga menyentuh dasar wadah, kemudian seret spatula ke kiri dan balikkan adonan. Lakukan gerakan ini dengan lembut dan perlahan sementara tangan kiri anda memegang tepian wadah dan memutar-mutarkannya sehingga semua bagian adonan mampu teraduk dengan baik. Usahakan agar gumpalan-gumpalan besar putih telur tidak nampak, karena gumpalan ini tidak akan mencair kala adonan dipanggang. Biarkan gumpalan kecil sebesar kacang tanah.




Chiffon cake pandan ini sedap disantap begitu saja, atau hiasi dengan taburan gula bubuk. Rasanya yang lembut memang luar biasa, namun yang lebih luar biasa adalah akhirnya saya berhasil membuatnya sendiri. Ketika cake ini dipotong dan separuh disantap beramai-ramai bersama Ibu, adik dan tante-tante saya, semua mengatakan, "Waahh enak banget! Sudah layak buka bakery nih"! ^_^

Berikut proses dan resep lengkapnya ya!



Pandan Chiffon Cake
Resep diadaptasikan dari web Joy of Baking - Orange Chiffon Cake

Untuk 1 buah cake dengan loyang chiffon diameter 25 cm


Bahan:
-  6 butir telur + 1 butir putih telur
- 225 gram tepung terigu protein rendah/cake flour yang telah diayak *)
- 300 gram gula bubuk **)
- 1 sendok  makan baking powder (saya pakai double acting BP)
- 1/2 sendok teh garam halus
- 180 ml air + 2 sendok teh pasta pandan instan ***)
- 120 ml minyak sayur (saya pakai minyak goreng biasa)
- 1 sendok teh vanilla ekstrak
- 1/2 sendok teh cream of tartar (optional) ****)

* Gunakan tepung terigu protein rendah yang diperuntukkan untuk cake atau kue kering. Jika anda hanya memiliki tepung terigu serba guna (protein sedang) maka anda bisa mencampurkannya dengan tepung maizena untuk mengurangi kadar glutennya. Untuk mendapatkan 225 gram tepung, campurkan 180 gram tepung terigu serba guna dengan 45 gram tepung maizena.

**) Gula bubuk bisa dibuat sendiri dengan menghaluskan gula pasir biasa dengan menggunakan blender dry mill atau coffee grinder hingga halus seperti tepung.

***) Pasta pandan instan merupakan cara yang mudah dan simple. Atau anda bisa juga membuat ekstrak pandan sendiri dengan memblender 10 lembar daun pandan dengan 200 ml air, dan ambil ekstraknya sebanyak 180 ml. Jika warnanya kurang hijau maka tambahkan beberapa tetes pewarna makanan warna hijau ke dalam adonan. Untuk airnya, anda bisa menggunakan air biasa atau menggantikannya dengan susu cair atau santan dengan kekentalan sedang dengan porsi yang sama.

****) Cream of tartar berbentuk tepung putih, memiliki sifat asam dan berfungsi untuk menstabilkan kocokan putih telur dan mampu membuat kocokan tetap bertahan dengan baik. Cream of tartar terbuat dari kerak yang terbentuk dalam proses pembuatan minuman anggur atau wine. Walau sudah tidak mengandung alkohol namun beberapa masih meragukan kehalalannya, jadi penggunaannya saya kembalikan ke kepercayaan anda masing-masing. Jika anda merasa tidak ingin memasukkannya ke dalam kocokan putih telur maka skip saja bahan ini atau anda bisa menggantikannya dengan 1/2 sendok makan air jeruk nipis.

Cara membuat:

Persiapan



Pisahkan putih telur dari kuningnya ketika telur masih dalam kondisi dingin (baru saja keluar dari chiller kulkas). Kondisi dingin membuat telur mengental dan keras sehingga mencegah kuning mudah pecah saat dipisahkan. Letakkan putih dan kuning telur pada dua buah wadah yang terpisah. Pastikan wadah untuk putih telur bersih, bebas lemak dan jaga jangan sampai ada kuning telur pecah yang menetes di putih telur. Sedikit lemak apapun bentuknya akan membuat putih telur anda tidak akan kaku kala dikocok. Tutup wadah dengan plastik wrap atau penutup lainnya dan diamkan selama 30 menit agar kembali ke suhu ruang.

Siapkan oven, set di suhu 170'C api atas dan bawah. Jika oven anda pendek maka letakkan rak pemanggang di bagian paling bawah, tapi jika oven anda cukup tinggi letakkan di tengah. Pastikan permukaan loyang cake yang tinggi tidak bersentuhan dengan langit-langit oven.

Siapkan loyang bongkar pasang khusus untuk chiffon, diameter 25 cm. Biasanya berbentuk bulat dengan lubang di tengah yang bisa dilepas. Ada yang memiliki kaki untuk tempat berdiri kala cake di balikkan ketika telah matang, ada yang tidak (seperti yang saya gunakan). Biarkan loyang dalam kondisi bersih, bebas lemak, jangan mengolesinya dengan apapun atau mengalasinya dengan kertas baking. Sisihkan.

Membuat adonan dasar



Siapkan mangkuk yang besar, masukkan tepung terigu, baking powder, garam dan 250 gram gula bubuk (50 gram sisanya akan kita pergunakan untuk mengocok putih telur). Kocok dengan speed rendah dengan menggunakan mikser (anda bisa menggunakan standing mixer atau hand mixer) hingga tercampur baik (sekitar 30 - 40 detik).



Buat sumur di tengah tepung, masukkan kuning telur (6 kuning telur), air dan pasta pandan, minyak sayur dan vanilla ekstrak. Kocok dengan speed sedang hingga tercampur dengan baik, kira-kira selama 1 menit. Jangan lupa untuk membersihkan sisi-sisi mangkuk dengan spatula dan campurkan dengan adonan yang dimikser. Matikan mikser, cuci hingga bersih pengocoknya dengan air sabun dan keringkan. Kita akan menggunakannya untuk mengocok putih telur.

Membuat meringue



Siapkan mangkuk besar, pastikan bersih dan bebas lemak. Tuangkan putih telur (anda memerlukan 7 putih telur untuk resep ini. Kocok dengan speed sedang hingga tampak berbusa besar (sekitar 30 detik), taburkan cream of tartar di permukaannya (jika pakai). Kemudian lanjutkan mengocok dengan speed tinggi hingga putih telur terbentuk soft peaks (ketika alat pengocok diangkat maka ujung kocokan putih telur tampak membentuk puncak yang lemas, terkulai ke satu sisi.



Taburkan 50 gram gula bubuk dalam 2 tahap dan lanjutkan mengocok dengan speed tinggi hingga terbentuk stiff peaks (puncak kaku), ketika alat pengocok diangkat maka kocokan tampak membentuk puncak yang kaku, tidak terkulai sama sekali.  Pada kondisi ini kocokan putih telur tampak terlihat glossy (mengkilap), opaque (pekat/tidak transparan) dan sangat kaku. Untuk mengetesnya, maka matikan beberapa kali mikser dan angkat pengocok jika ujung kocokan putih telur masih terkulai maka lanjutkan kembali.

Note: jika stiff peaks sudah tercapai segera hentikan mengocok. Melanjutkannya terus akan membuat putih telur pecah, terpisah antara air dengan material penyusunnya dan tidak bisa dipergunakan kembali.

Mencampur adonan (folding)



Ambil sesendok besar kocokan putih telur, masukkan ke dalam campuran adonan dasar, aduk perlahan dengan menggunakan spatula dengan menggunakan teknik aduk balik (folding). Baca penjelasan saya mengenai ini di paragraf pembuka diatas. Lakukan proses mengaduk dengan gerakan lembut dan perlahan hingga konsistensi adonan dasar menjadi tidak terlalu kental. Proses ini untuk memudahkan kita mencampurkan sisa putih telur ke dalam adonan.

Kemudian masukkan sisa meringue ke dalam adonan dalam 3 tahapan (jangan memasukkan sekaligus semua kocokan putih telur karena akan menyulitkan anda untuk mencampurkannya dengan baik dan memaksa anda untuk mengaduk secara berlebihan). Usahakan agar gumpalan besar putih telur menghilang (karena gumpalan ini tidak akan terurai kala adonan di panggang), biarkan gumpalan adonan seukuran biji kacang tanah.

Note: lakukan proses mengaduk dengan hati-hati untuk menjaga supaya adonan tidak kempes.



Tuangkan adonan ke dalam loyang chiffon. Panggang selama 60 menit atau jika permukaan cake tampak mulai coklat keemasan maka anda bisa mengecek kematangangannya dengan menusuk bagian terdalam cake dengan menggunakan lidi atau tusuk sate yang panjang. Jika tidak ada adonan yang menempel, dan lidi keluar dengan mulus maka cake telah matang.

Keluarkan cake dari oven dan segera balikkan cake sehingga sisi permukaan cake menghadap ke bawah. Jika anda tidak memiliki loyang chiffon berkaki maka topanglah loyang dengan meletakkan botol atau wadah tinggi lainnya di bagian tengah loyang chiffon sehingga aerasi tetap baik dan uap panas segera menghilang (jangan menelungkupkan loyang berisi cake langsung di permukaan meja). Cake perlu didinginkan hingga benar-benar dingin, memerlukan waktu sekitar 2 - 3 jam di dapur saya, namun ini perlu agar cake tidak melorot saat dibalikkan.




Ketika cake benar-benar telah dingin, balikkan loyang dan lepaskan dengan cara menjalankan sebuah pisau tipis pada bagian tepian loyang dan tarik cake hingga bagian tengah loyang lepas. Kemudian lanjutkan dengan menjalankan pisau di bagian dasar dan tengah cake, kemudian cake anda balikkan di wadah datar dan dilepaskan dari bagian tengah loyang
Pie Kojo:
Resep pie:
100 gr margarin / butter
200 gr terigu
1 telur
Semua bahan pie diaduk rata menjadi adonan yang bisa dibentuk.
Kemudian cetak di cetakan mini pie.
Kue Kojo
Bahan
20 butir telur ayam (resep asli
pake 10 butir telor bebek + 10
butir telor ayam )
600 gr gula pasir
1000 ml santan dari 2 butir kelapa
100 ml air pandan suji ( yang ini saya skip dan diganti 100 ml santan )
200 gr tepung terigu
pasta pandan secukupnya ( saya pakai merk kupu-kupu )
Cara membuat:
Panaskan oven pada suhu 180 derajat celcius.
Siapkan loyang kotak, yang sudah dialas kertas roti dan dioles sedikit margarin. ( saya siapkan loyang pie dengan kulit pie yang sudah dicetak ). Sisihkan.
Kocok gula dan telur sampai mengembang. ( saya kocok dengan whisk asal gula larut saja ).
Masukan santan sedikit demi sedikit. Masukan terigu aduk perlahan sampai rata. Masukan pasta pandan, aduk rata.
Kemudian tuang ke kulit pie. Jika adonan masih ada terigu yang menggumpal, lebih baik saring dahulu.
Panggang sampai matang, dengan pintu oven sekali-sekali dibuka supaya kue tidak menggelembung dan pecah.
Sajikan hangat atau dingin tetap enak.
Demikian laporan saya ya..
Salam Jajanan Tradisional Indonesia,
Teresa