📜 *TERUSLAH BELAJAR*
➖➖➖➖
▪Adanya Nilai dan Rank bukan tolok ukur keberhasilan belajar
▪Adanya Nilai dan Rank bukan menjadikan ajang lembaga untuk berkompetisi antar sesama
▪Sehingga juara sejati dalam belajar adalah ketika kita istiqamah dalam belajar sampai akhir hayat
▪Teruslah bersungguh dalam belajar, apapun hasilnya, seperti halnya dakwah, andai dakwah dilihat dari hasil berupa pengikut yang banyak, pantaskah kita mengatakan Nabi Nuh gagal dalam dakwah ?
▪Sehingga, ketika masing2 kita berangkat dari latar belakang berbeda, kesungguhan kita mengikuti pembelajaran hingga tuntas adalah cukup menunjukkan keseriusan kita dalam belajar insyaAllah
▪Tak perlu tengok kanan kiri membandingkan nilai yg notabene sekedar angka, berkompetisilah dengan diri sendiri, bandingkan antara sebelum dan sesudah mulai menjalani kursus ini, syukur bisa hingga ujung kajian
▪Meski demikian, perlu diketahui tentang tahapan level pembelajaran di manapun bahwa kegunaan nilai dan sertifikat (dan bukan itu tujuan belajar) tetap menjadi dasar pijakan untuk dapat menjalani tiap tahapan level belajar
▪Oleh karenanya, mari saling menasehati dan muhasabah, untuk agar kita sering koreksi meluruskan niat ketika beramal, termasuk belajar, semoga Allah mudahkan kita agar ikhlas dalam belajar dan beramal apapun
▪Dan salah satu niat baik dalam belajar adalah agar Allah mengangkat kejahilan yang ada pada diri kita, semoga Allah mudahkan kita semua untuk memahami dan mengamalkan Islam yg mulia ini
▪Dan doakanlah kebaikan untuk orang2 yg telah mengajarkan kita hargailah dan hormati mereka dalam setiap kebijakan dan usaha yang mereka lakukan demi menemani kegiatan belajar kita
▪Kemudian, kita harus yakin bahwa semua kita hebat seperti halnya bahwa setiap anak itu hebat, percaya dirilah dan optimislah dalam menjalani seluruh aktivitas kehidupan ini
بارك الله فيكم و سدد الله خطاكم ..
Rumah Tahfidz, Belajar Tahsin dan Tajwid Al Qur'an, Kajian Ilmu syar'i Hub: Diana Gasim (Ummu Achmad ) 085312837788)
Monday, July 29, 2019
Sunday, July 28, 2019
◾ JANGAN DURHAKAI ORANGTUA ◾
Durhaka tidak hanya terbatas dalam bentuk perilaku fisik, tapi juga perkataan anak ketika membentak, bersuara keras dan menghardik, apalagi sampai menyebabkan kedua orang tua itu menjadi sedih dan menangis...
Durhaka bisa juga dalam cara memandang dengan bermuka masam, sinis serta cemberut dll, bahkan dengan senyuman yang mengandung ejekan, meremehkan dan merendahkan mereka...
Durhaka juga dalam memberatkan dengan banyak permintaan, lebih mementingkan pasangan hidup, meninggalkan orang tua ketika masa tuanya atau saat membutuhkan pertolongan dan kehadiran anaknya...
Akibat durhaka kepada orang tua :
(01). Mendapatkan dosa besar.
(02). Mendapatkan laknat Allah.
(03). Penghalang untuk masuk Surga.
(04). Tidak diterimanya amal shalih.
(05). Penyebab doa-doa tidak terkabul.
(06). Tidak adanya keberkahan hidup.
(07). Tidak mendapatkan ridho Allah.
(08). Tidak terhapusnya dosa-dosa.
(09). Adzabnya dipercepat di dunia.
(10). Sulit mendapatkan anak berbakti.
(11). Mendapatkan su'ul khatimah dll.
Wahai Saudaraku...
Sayangkah engkau kepada orang tuamu, dan cintakah engkau kepada mereka...?
Bukankah mereka membesarkanmu dengan penuh kasih sayang...?
Bukankah mereka selalu mengurus berbagai keperluanmu saat engkau memerlukannya, dan mencintaimu setulus hatinya...?
Belumkah tergerak untuk selalu berbakti dan berbuat baik kepada mereka...?
Belumkah tergerak untuk membahagiakan dan menyenangkan hati mereka...?
Belumkah tergerak hati, lisan dan langkahmu meminta maaf atas kedurhakaanmu...?
Belumkah tergerak air mata, hati dan lisanmu untuk senantiasa memanjatkan do'a-do'a dan istighfar untuk orang tuamu...?
Mana air mata anak yang shalih...!
Ternyata engkau belum juga sadar dari perbuatanmu yang semakin menjauhkanmu dari ampunan dan kasih sayang Allah...
Anak yang tidak tahu berterimakasih dan cara bersyukur kepada orang tuanya...
Anak yang tidak tahu cara membalas budi atas segala kebaikan orang tuanya...
Anak yang tidak tahu bagaimana mengingat jasa dan pengorbanan orang tuanya...
Jika demikian halnya, sungguh malang orang tua yang punya anak sepertimu...
Ingatlah, biar bagaimanapun orang tua adalah sebab engkau hadir di dunia ini...
Dengarkan jeritan hati Ibu dan ayahmu...
Wahai anakku, aku mengasuhmu sejak bayi dan memeliharamu waktu muda, serta semua hasil jerih-payahku telah kau reguk dan rasakan...
Bila engkau sakit di malam hari, hatiku gundah dan gelisah, lantaran sakit dan deritamu. Aku tak bisa tidur dan resah, bagai akulah yang sakit, bukan engkau yang menderita...
Air mataku berlinang-linang dan mengucur deras, hatiku takut engkau disambar maut, padahal aku tahu ajal pasti akan datang...
Tiada hal yang paling membahagiakan hatiku lebih dari melihat anakku bahagia…
Tiada hal yang paling melarakan hatiku, lebih dari melihat musibah menimpamu...
Akan tetapi setelah dewasa dan mencapai apa yang dicita-citakan, engkau balas aku dengan kekerasan, kekasaran serta kesombongan, seolah-olah engkaulah pemberi kenikmatan dan keutamaan...?
Sadarlah nak...
Kita semua pasti kembali kepada Allah...
Jangan sampai anakmu durhaka padamu...
Lalu engkau mendapat kesengsaraan di dunia dan nanti setelah kematianmu...
Kami tidak ingin kau mendapatkan adzab...
Kami tidak ingin kau mendapatkan laknat...
Kami tidak ingin kau terhalang masuk ke dalam Surga...
Ya Allah...
Berilah hidayah-Mu kepada anak-anakku...
Buka hati mereka untuk taat kepada-Mu, dan selalu berbakti kepada orang tuanya...
Jangan biarkan tanpa rahmat-Mu...
Jangan biarkan tanpa bimbingan-Mu...
Hindarkan kami dari siksa Neraka-Mu, dan masukkan kami ke dalam Surga-Mu...
✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Durhaka tidak hanya terbatas dalam bentuk perilaku fisik, tapi juga perkataan anak ketika membentak, bersuara keras dan menghardik, apalagi sampai menyebabkan kedua orang tua itu menjadi sedih dan menangis...
Durhaka bisa juga dalam cara memandang dengan bermuka masam, sinis serta cemberut dll, bahkan dengan senyuman yang mengandung ejekan, meremehkan dan merendahkan mereka...
Durhaka juga dalam memberatkan dengan banyak permintaan, lebih mementingkan pasangan hidup, meninggalkan orang tua ketika masa tuanya atau saat membutuhkan pertolongan dan kehadiran anaknya...
Akibat durhaka kepada orang tua :
(01). Mendapatkan dosa besar.
(02). Mendapatkan laknat Allah.
(03). Penghalang untuk masuk Surga.
(04). Tidak diterimanya amal shalih.
(05). Penyebab doa-doa tidak terkabul.
(06). Tidak adanya keberkahan hidup.
(07). Tidak mendapatkan ridho Allah.
(08). Tidak terhapusnya dosa-dosa.
(09). Adzabnya dipercepat di dunia.
(10). Sulit mendapatkan anak berbakti.
(11). Mendapatkan su'ul khatimah dll.
Wahai Saudaraku...
Sayangkah engkau kepada orang tuamu, dan cintakah engkau kepada mereka...?
Bukankah mereka membesarkanmu dengan penuh kasih sayang...?
Bukankah mereka selalu mengurus berbagai keperluanmu saat engkau memerlukannya, dan mencintaimu setulus hatinya...?
Belumkah tergerak untuk selalu berbakti dan berbuat baik kepada mereka...?
Belumkah tergerak untuk membahagiakan dan menyenangkan hati mereka...?
Belumkah tergerak hati, lisan dan langkahmu meminta maaf atas kedurhakaanmu...?
Belumkah tergerak air mata, hati dan lisanmu untuk senantiasa memanjatkan do'a-do'a dan istighfar untuk orang tuamu...?
Mana air mata anak yang shalih...!
Ternyata engkau belum juga sadar dari perbuatanmu yang semakin menjauhkanmu dari ampunan dan kasih sayang Allah...
Anak yang tidak tahu berterimakasih dan cara bersyukur kepada orang tuanya...
Anak yang tidak tahu cara membalas budi atas segala kebaikan orang tuanya...
Anak yang tidak tahu bagaimana mengingat jasa dan pengorbanan orang tuanya...
Jika demikian halnya, sungguh malang orang tua yang punya anak sepertimu...
Ingatlah, biar bagaimanapun orang tua adalah sebab engkau hadir di dunia ini...
Dengarkan jeritan hati Ibu dan ayahmu...
Wahai anakku, aku mengasuhmu sejak bayi dan memeliharamu waktu muda, serta semua hasil jerih-payahku telah kau reguk dan rasakan...
Bila engkau sakit di malam hari, hatiku gundah dan gelisah, lantaran sakit dan deritamu. Aku tak bisa tidur dan resah, bagai akulah yang sakit, bukan engkau yang menderita...
Air mataku berlinang-linang dan mengucur deras, hatiku takut engkau disambar maut, padahal aku tahu ajal pasti akan datang...
Tiada hal yang paling membahagiakan hatiku lebih dari melihat anakku bahagia…
Tiada hal yang paling melarakan hatiku, lebih dari melihat musibah menimpamu...
Akan tetapi setelah dewasa dan mencapai apa yang dicita-citakan, engkau balas aku dengan kekerasan, kekasaran serta kesombongan, seolah-olah engkaulah pemberi kenikmatan dan keutamaan...?
Sadarlah nak...
Kita semua pasti kembali kepada Allah...
Jangan sampai anakmu durhaka padamu...
Lalu engkau mendapat kesengsaraan di dunia dan nanti setelah kematianmu...
Kami tidak ingin kau mendapatkan adzab...
Kami tidak ingin kau mendapatkan laknat...
Kami tidak ingin kau terhalang masuk ke dalam Surga...
Ya Allah...
Berilah hidayah-Mu kepada anak-anakku...
Buka hati mereka untuk taat kepada-Mu, dan selalu berbakti kepada orang tuanya...
Jangan biarkan tanpa rahmat-Mu...
Jangan biarkan tanpa bimbingan-Mu...
Hindarkan kami dari siksa Neraka-Mu, dan masukkan kami ke dalam Surga-Mu...
✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Lowongan *Imam Masjid Al Istiqomah*
Telkom Landmark Tower
Jl Gatot Subroto kav 52,
Jakarta Selatan
Persyaratan :
1. Mampu membaca Al Qur'an dgn tahsin dan tartil
2. Hafiz Al Qur'an 30 juz mutqin
3. Usia 20-45 tahun
4. Diutamakan bisa berbahasa arab
5. Diutamakan memiliki sanad qiroat
6. Berakhlaqul karimah
Fasilitas
1. Gaji kompetitif
2. Tunjangan Hari Raya
Dokumen yg diperlukan
1. Biodata diri
2. Ijazah terakhir
3. Foto copy KTP
4. Pas foto terbaru
5. Sertifikat/ijazah Al Qur'an, Bhs Arab, atau prestasi lain (bila ada)
Kelengkapan dokumen bisa discan dan dikirim via email ke mttgpusat@gmail.com
Narahubung :
Hanung TS (08111684444)
Note :
-Pendaftaran maks tgl 1 Agustus 2019
-status akan dikontrak selama 1 bulan terlebih dahulu, selanjutnya akan ada evaluasi
Telkom Landmark Tower
Jl Gatot Subroto kav 52,
Jakarta Selatan
Persyaratan :
1. Mampu membaca Al Qur'an dgn tahsin dan tartil
2. Hafiz Al Qur'an 30 juz mutqin
3. Usia 20-45 tahun
4. Diutamakan bisa berbahasa arab
5. Diutamakan memiliki sanad qiroat
6. Berakhlaqul karimah
Fasilitas
1. Gaji kompetitif
2. Tunjangan Hari Raya
Dokumen yg diperlukan
1. Biodata diri
2. Ijazah terakhir
3. Foto copy KTP
4. Pas foto terbaru
5. Sertifikat/ijazah Al Qur'an, Bhs Arab, atau prestasi lain (bila ada)
Kelengkapan dokumen bisa discan dan dikirim via email ke mttgpusat@gmail.com
Narahubung :
Hanung TS (08111684444)
Note :
-Pendaftaran maks tgl 1 Agustus 2019
-status akan dikontrak selama 1 bulan terlebih dahulu, selanjutnya akan ada evaluasi
🕋⭐🕋⭐🕋⭐🕋⭐🕋
*Nikmat terbesar adalah ketika bisa dimudahkan untuk beribadah*
Oleh :Ustadz Yazid
Kenikmatan paling nikmat adalah ketika kita bisa ibadah kepada Allah , tidak bisa dibandingkan dengan yg lain karena ini adalah rejeki yang mahal.
Termasuk ketika kita sedang menuntut ilmu syar'i karena ini juga nikmat yang paling besar dari semua nikmat.
Oleh karena itu kita wajib bersyukur kepada Allah atas nikmat yang Allah berikan.
Walaupun kita dikasih rejeki oleh Allah yang pas2 an tapi ketika kita bisa menuntut ilmu, bisa membaca Alquran dengan baik dan benar, bisa berdoa kpd Allah , kita bisa ibadah kepada Allah dengan bangun malam sholat tahajud , kita bisa berdzikir , ini semua merupakan nikmat dan tidak bisa dibandingkan dengan yg lainnya dan kita wajib bersyukur kepada Allah .
Sehingga harus kita tumbuhkan dalam diri kita bahwa rejeki yang Allah berikan kepada kita itu sudah cukup hanya saja kita harus Qona'ah (merasa puas) dg rejeki yg Allah berikan dengen demikian Allah akan menambah dan memberikan keberkahan atas rejeki yg kita peroleh
Karena tiap pagi kita selalu berdoa kepada Allah minta rejeki ..
إني أسألك عاما نافعا و رزقا طيبا وعملا مستقبلا
Ya Allah berilah aku ilmu yg bermanfaat , rejeki yang halal , dan amal yang di terima
Itu tiap pagi yang kita minta
(Ada dalam kumpulan doa dzikir pagi)
*Buah Manis dari Syukur*
*1. Syukur Adalah Sifat Orang Beriman*
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ؛ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
“Seorang mukmin itu sungguh menakjubkan, karena setiap perkaranya itu baik. Namun tidak akan terjadi demikian kecuali pada seorang mu’min sejati. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar, dan itu baik baginya” (HR. Muslim no.7692).
*2. Merupakan Sebab Datangnya Ridha Allah*
Allah Ta’ala berfirman,
وإن تشكروا يرضه لكم
“Jika kalian ingkar, sesungguhnya Allah Maha Kaya atas kalian. Dan Allah tidak ridha kepada hamba-Nya yang ingkar dan jika kalian bersyukur Allah ridha kepada kalian” (QS. Az-Zumar: 7).
*3. Merupakan Sebab Selamatnya Seseorang Dari Azab Allah*
Allah Ta’ala berfirman,
ما يفعل الله بعذابكم إن شكرتم وآمنتم
“Tidaklah Allah akan mengadzab kalian jika kalian bersyukur dan beriman. Dan sungguh Allah itu Syakir lagi Alim” (QS. An-Nisa: 147).
*4. Merupakan Sebab Ditambahnya Nikmat*
Allah Ta’ala berfirman,
وإذ تأذن ربكم لئن شكرتم لأزيدنكم
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mengumumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’” (QS. Ibrahim: 7).
*5. Ganjaran Di Dunia dan Akhirat*
Janganlah Anda menyangka bahwa bersyukur itu hanya sekedar pujian dan berterima kasih kepada Allah.
Ketahuilah bahwa bersyukur itupun menuai pahala, bahkan juga membuka pintu rezeki di dunia. Allah Ta’ala berfirman,
وسنجزي الشاكرين
“Dan sungguh orang-orang yang bersyukur akan kami beri ganjaran” (QS. Al Imran: 145).
Imam Ath Thabari menafsirkan ayat ini dengan membawakan riwayat dari Ibnu Ishaq, “Maksudnya adalah, karena bersyukur, Allah memberikan kebaikan yang Allah janjikan di akhirat dan Allah juga melimpahkan rizki baginya di dunia” (Tafsir Ath Thabari, 7/263).
Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat-Nya.
Allahumma a’inni ‘ala dzukrika wa syukrika wa huni ‘ibadatika
“Ya Allah aku memohon pertolonganmu agar Engkau menjadikan aku hamba yang senantiasa berdzikir, bersyukur dan beribadah kepadamu dengan baik”
🕋⭐🕋⭐🕋⭐🕋⭐🕋
*Nikmat terbesar adalah ketika bisa dimudahkan untuk beribadah*
Oleh :Ustadz Yazid
Kenikmatan paling nikmat adalah ketika kita bisa ibadah kepada Allah , tidak bisa dibandingkan dengan yg lain karena ini adalah rejeki yang mahal.
Termasuk ketika kita sedang menuntut ilmu syar'i karena ini juga nikmat yang paling besar dari semua nikmat.
Oleh karena itu kita wajib bersyukur kepada Allah atas nikmat yang Allah berikan.
Walaupun kita dikasih rejeki oleh Allah yang pas2 an tapi ketika kita bisa menuntut ilmu, bisa membaca Alquran dengan baik dan benar, bisa berdoa kpd Allah , kita bisa ibadah kepada Allah dengan bangun malam sholat tahajud , kita bisa berdzikir , ini semua merupakan nikmat dan tidak bisa dibandingkan dengan yg lainnya dan kita wajib bersyukur kepada Allah .
Sehingga harus kita tumbuhkan dalam diri kita bahwa rejeki yang Allah berikan kepada kita itu sudah cukup hanya saja kita harus Qona'ah (merasa puas) dg rejeki yg Allah berikan dengen demikian Allah akan menambah dan memberikan keberkahan atas rejeki yg kita peroleh
Karena tiap pagi kita selalu berdoa kepada Allah minta rejeki ..
إني أسألك عاما نافعا و رزقا طيبا وعملا مستقبلا
Ya Allah berilah aku ilmu yg bermanfaat , rejeki yang halal , dan amal yang di terima
Itu tiap pagi yang kita minta
(Ada dalam kumpulan doa dzikir pagi)
*Buah Manis dari Syukur*
*1. Syukur Adalah Sifat Orang Beriman*
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ؛ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
“Seorang mukmin itu sungguh menakjubkan, karena setiap perkaranya itu baik. Namun tidak akan terjadi demikian kecuali pada seorang mu’min sejati. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar, dan itu baik baginya” (HR. Muslim no.7692).
*2. Merupakan Sebab Datangnya Ridha Allah*
Allah Ta’ala berfirman,
وإن تشكروا يرضه لكم
“Jika kalian ingkar, sesungguhnya Allah Maha Kaya atas kalian. Dan Allah tidak ridha kepada hamba-Nya yang ingkar dan jika kalian bersyukur Allah ridha kepada kalian” (QS. Az-Zumar: 7).
*3. Merupakan Sebab Selamatnya Seseorang Dari Azab Allah*
Allah Ta’ala berfirman,
ما يفعل الله بعذابكم إن شكرتم وآمنتم
“Tidaklah Allah akan mengadzab kalian jika kalian bersyukur dan beriman. Dan sungguh Allah itu Syakir lagi Alim” (QS. An-Nisa: 147).
*4. Merupakan Sebab Ditambahnya Nikmat*
Allah Ta’ala berfirman,
وإذ تأذن ربكم لئن شكرتم لأزيدنكم
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mengumumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’” (QS. Ibrahim: 7).
*5. Ganjaran Di Dunia dan Akhirat*
Janganlah Anda menyangka bahwa bersyukur itu hanya sekedar pujian dan berterima kasih kepada Allah.
Ketahuilah bahwa bersyukur itupun menuai pahala, bahkan juga membuka pintu rezeki di dunia. Allah Ta’ala berfirman,
وسنجزي الشاكرين
“Dan sungguh orang-orang yang bersyukur akan kami beri ganjaran” (QS. Al Imran: 145).
Imam Ath Thabari menafsirkan ayat ini dengan membawakan riwayat dari Ibnu Ishaq, “Maksudnya adalah, karena bersyukur, Allah memberikan kebaikan yang Allah janjikan di akhirat dan Allah juga melimpahkan rizki baginya di dunia” (Tafsir Ath Thabari, 7/263).
Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat-Nya.
Allahumma a’inni ‘ala dzukrika wa syukrika wa huni ‘ibadatika
“Ya Allah aku memohon pertolonganmu agar Engkau menjadikan aku hamba yang senantiasa berdzikir, bersyukur dan beribadah kepadamu dengan baik”
🕋⭐🕋⭐🕋⭐🕋⭐🕋
Friday, July 26, 2019
Jika rejeki saja di cari mati2 an maka hidayah cuma di tunggu ...
Setiap hamba senantiasa membutuhkan hidayah dalam setiap waktu dan tarikan nafas, juga dalam segala urusan yang dia lakukan.
.
Hidayah itu dijemput bukan ditunggu. Bukan menunggu waktu tua dahulu, menunggu sukses dunia dahulu, menunggu anak dewasa dan mandiri dahulu.
.
Hidayah itu dijemput dengan segera. Karena taubat tidak menunggu ajalmu. Bukan lambat asal selamat, tapi cepat agar selamat di akhirat. Hanya orang yang bersungguh-sungguh lah yang mendapatkan hidayah. Mulailah langkah pertama dengan bertobat terlebih dulu. .
Allah Ta’ala berfirman,
“Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal shalih, kemudian tetap di atas jalan hidayah” (QS. Thaha: 82)
.
Dan juga Allah berfirman,
“Orang-orang yang bersungguh-sungguh (berjuang mencari keridhaan) Kami, sungguh akan Kami berikan kepada mereka petunjuk (hidayah) kepada jalan-jalan Kami. (QS. Al-Ankabut: 69).
.
Ibnul Qayyim menjelaskan ayat di atas, beliau berkata,
.
“Allah menggantungkan/mengkaitkan hidayah dengan perjuangan/jihad. Manusia yang paling sempurna hidayahnya adalah yang paling besar jihadnya. Jihad yang paling utama yaitu jihad mendidik jiwa, jihad melawan hawa nafsu, jihad melawan setan dan jihad melawan fitnah dunia.” [Al-Fawaid, hlm. 59]
.
Semoga kita semua mendapatkan hidayah dari Allah, serta melindungi kita semua dari segala keburukan dan fitnah.
.
Bimbinganislam.com | TG, YT, IG, FB, LINE, TWITTER : Bimbingan Islam
JANGAN PELIT
.
Sifat kikir tidak mungkin duduk bersanding bersama iman didalam hati, sifat inipun tercela dalam pandangan Allah dan pandangan hambanya, sebagaimana sabda Rasulullah Sallallahu alaihi wa sallam :
.
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لاَ يَجْتَمِعُ غُبَارٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَدُخَانُ جَهَنَّمَ فِى جَوْفِ عَبْدٍ أَبَدًا وَلاَ يَجْتَمِعُ الشُّحُّ وَالإِيمَانُ فِى قَلْبِ عَبْدٍ أَبَدًا ».
.
Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak akan terkumpul selamanya debu di dalam perperangan di jalan Allah dengan asap neraka Jahannam di dalam mulut seorang hamba dan tidak akan terkumpul selamanya sifat bakhil dan keimanan di dalam hati seorang hamba.”
(HR. An Nasai dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 7616.)
Sesungguhnya sikap dermawan dan tidak perhitungan adalah sikap yang sangat dicintai oleh manusia apalagi wanita.
Bila Engkau memiliki kelemahan dan kekurangan dalam banyak perkara maka sesungguhnya kedermawananmu akan menutupi semua kekuranganmu, sebagaimana pernah disampaikan oleh Imam Syafi'i :
"Bila Engkau tidak perhitungan kepada istrimu maka Engkau akan dapat menarik hatinya dan membuatnya lupa dengan kekuranganmu".
Maka jangan pelit kepadanya dalam memberikan nafkah dan kebutuhan hidupnya, khususnya di waktu-waktu Engkau mendapatkan rezeki lebih dari sang Pencipta.
(Andai aku tidak menikah dengannya : hal. 170)
Semoga bermanfaat, barakallah fiikum
#haloustadz
#syafiqrizabasalamah_official
#syafiqrizabasalamah
.
Sifat kikir tidak mungkin duduk bersanding bersama iman didalam hati, sifat inipun tercela dalam pandangan Allah dan pandangan hambanya, sebagaimana sabda Rasulullah Sallallahu alaihi wa sallam :
.
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لاَ يَجْتَمِعُ غُبَارٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَدُخَانُ جَهَنَّمَ فِى جَوْفِ عَبْدٍ أَبَدًا وَلاَ يَجْتَمِعُ الشُّحُّ وَالإِيمَانُ فِى قَلْبِ عَبْدٍ أَبَدًا ».
.
Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak akan terkumpul selamanya debu di dalam perperangan di jalan Allah dengan asap neraka Jahannam di dalam mulut seorang hamba dan tidak akan terkumpul selamanya sifat bakhil dan keimanan di dalam hati seorang hamba.”
(HR. An Nasai dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 7616.)
Sesungguhnya sikap dermawan dan tidak perhitungan adalah sikap yang sangat dicintai oleh manusia apalagi wanita.
Bila Engkau memiliki kelemahan dan kekurangan dalam banyak perkara maka sesungguhnya kedermawananmu akan menutupi semua kekuranganmu, sebagaimana pernah disampaikan oleh Imam Syafi'i :
"Bila Engkau tidak perhitungan kepada istrimu maka Engkau akan dapat menarik hatinya dan membuatnya lupa dengan kekuranganmu".
Maka jangan pelit kepadanya dalam memberikan nafkah dan kebutuhan hidupnya, khususnya di waktu-waktu Engkau mendapatkan rezeki lebih dari sang Pencipta.
(Andai aku tidak menikah dengannya : hal. 170)
Semoga bermanfaat, barakallah fiikum
#haloustadz
#syafiqrizabasalamah_official
#syafiqrizabasalamah
Kajian parenting
Utk mengatur kontrol gerak anak ...
Kukira anakku nakal ternyata.....
Anak yang hiperaktif dan impulsif biasanya akan menunjukkan perilaku yang kasar padahal sebenarnya tidak bermaksud begitu.
Misalnya sebenarnya hanya ingin memanggil teman dengan menyentuh pundak namun jadinya mendorong teman. .
.
.
Kenapa hal ini bisa terjadi? Salah satunya, bisa karena anak sulit mengontrol tenaganya dan tidak bisa membedakan mana sentuhan yang lembut dan mana sentuhan yang kasar. .
.
Bagaimana cara membantu anak mengontrol tenaganya?
Bantu anak untuk mengukur tenaganya dan membedakannya.
Bantu anak dg buat sebutan misalnya “pelukan beruang” dan “pelukan kelinci”.
Praktekkan cara memeluknya agar anak bisa bedakan bahwa pelukan beruang ternyata lebih tidak nyaman karena menggunakan tenaga yang besar dibanding pelukan kelinci yang akan cukup nyaman dengan tenaga yang minim. .
.
Begitu juga ketika anak tiba tiba pukul teman namun sebenarnya ingin memanggil teman karena mau pinjam mainan,
kita praktekkan cara menepuk teman dengan tenaga yang tidak banyak.
Dengan cara konkret seperti ini akan lebih mudah dipahami oleh anak terutama anak yang dengan karakter impulsif yang sulit kontrol tenaganya/gerak
.
.
Teknik-teknik seperti ini perlu disesuaikan lagi ya dengan kebutuhan masing-masing anak.
Perlu dikonsultasikan dulu ke psikolog anak.
Bantu juga jika ada yang perlu dirujuk ke dokter jika membutuhkan pengobatan.
Pastikan anak diperiksa menyeluruh terlebih dahulu ya oleh dokter spesialis anak, psikiater, spesialis rehab medis atau psikolog, sebelum menerima diagnosa ADHD atau ADD ya
Anak umur 1 tahun belum bisa didiagnosa ini karena dibawah usia 4 tahun, masih wajar bagi anak menunjukkan perilaku aktif dan belum sesuai dgn aturan, karena ia pun baru belajar tentang dunia ini dan aturannya selama 1 tahun saja
Ketika usia 4 tahun ke atas barulah bisa didiagnosa ..
Semoga anak ibu tumbuh bahagia dan sehat ya
Utk mengatur kontrol gerak anak ...
Kukira anakku nakal ternyata.....
Anak yang hiperaktif dan impulsif biasanya akan menunjukkan perilaku yang kasar padahal sebenarnya tidak bermaksud begitu.
Misalnya sebenarnya hanya ingin memanggil teman dengan menyentuh pundak namun jadinya mendorong teman. .
.
.
Kenapa hal ini bisa terjadi? Salah satunya, bisa karena anak sulit mengontrol tenaganya dan tidak bisa membedakan mana sentuhan yang lembut dan mana sentuhan yang kasar. .
.
Bagaimana cara membantu anak mengontrol tenaganya?
Bantu anak untuk mengukur tenaganya dan membedakannya.
Bantu anak dg buat sebutan misalnya “pelukan beruang” dan “pelukan kelinci”.
Praktekkan cara memeluknya agar anak bisa bedakan bahwa pelukan beruang ternyata lebih tidak nyaman karena menggunakan tenaga yang besar dibanding pelukan kelinci yang akan cukup nyaman dengan tenaga yang minim. .
.
Begitu juga ketika anak tiba tiba pukul teman namun sebenarnya ingin memanggil teman karena mau pinjam mainan,
kita praktekkan cara menepuk teman dengan tenaga yang tidak banyak.
Dengan cara konkret seperti ini akan lebih mudah dipahami oleh anak terutama anak yang dengan karakter impulsif yang sulit kontrol tenaganya/gerak
.
.
Teknik-teknik seperti ini perlu disesuaikan lagi ya dengan kebutuhan masing-masing anak.
Perlu dikonsultasikan dulu ke psikolog anak.
Bantu juga jika ada yang perlu dirujuk ke dokter jika membutuhkan pengobatan.
Pastikan anak diperiksa menyeluruh terlebih dahulu ya oleh dokter spesialis anak, psikiater, spesialis rehab medis atau psikolog, sebelum menerima diagnosa ADHD atau ADD ya
Anak umur 1 tahun belum bisa didiagnosa ini karena dibawah usia 4 tahun, masih wajar bagi anak menunjukkan perilaku aktif dan belum sesuai dgn aturan, karena ia pun baru belajar tentang dunia ini dan aturannya selama 1 tahun saja
Ketika usia 4 tahun ke atas barulah bisa didiagnosa ..
Semoga anak ibu tumbuh bahagia dan sehat ya
Subscribe to:
Posts (Atom)