Wednesday, May 13, 2015

CHOCO LAVA PUDDING

Bahan Puding Choco:
- ½ batang agar2 batang atau ½ bungkus agar2 putih
- ½ bungkus Nutrijel
- 200 gram DCC (Dark Choco Compound)
- 50 gram coklat bubuk kualitas baik (yang gelap coklatnya)
- 100 gram gula pasir (sesuaikan selera)
- 750 ml susu cair (saya pakai susu Ultra UHT 500+ air matang 250 ml)
Catatan : kalau pakai SKM, ga usah pakai gula lagi
Cara Buat :
-Aduk semua bahan, sampai mendidih 2x (artinya: mendidih 1x padamkan api, aduk, selang 2 menit nyalakan api lagi didihkan)
-Mulai proses pencetakan, Selama menunggu adonan set, bisa dihangatkan dengan api kecil
Bahan Vla :
Alternatif cepat : dengan vla instant, contoh my vla – encerkan dengan air panas dengan air +/- 100 ml – dapatkan tingkat kekentalan yang tepat
Bahan :
- 250 gram susu cair
- 1 sdm Tepung terigu
- 1 sdm tepung maizena
- 1 sdm custard powder
- 1 bh kuning telur
- 50 gram gula pasir
- ½ sdt vanilla bubuk
- 1 sdt rhum bakar (optional – tidak halal)
Cara Buat Vla : aduk semua sampai rata dengan whisk dan didihkan di api sedang sambil terus diaduk, dinginkan
CARA MENCETAK CHOCO LAVA :
- Siapkan 2 cetakan, besar dan kecil, saya pakai cucing plastik kecil, dan beras sebagai pemberat
- Tuangkan adonan puding coklat di dalam cetakan besar sampai dasar ½-1 cm an (tergantung volume cetakan) , taruh 5 menit di chiller/frezzer, keluarkan – letakan cetakan/cucing kecil (isi penuh dengan beras sebagai pemberat. Pelan2 tuangkan adonan puding coklat ke dalam cetakan besar – sampai batas bibir cetakan kecil/cucing, masukan frezzer – 5 menit lagi, pelan2 lepaskan cucing dan isi cekungan puding coklat dengan Vla sampai bibir cekungan, lalu tuang kan lagi adonan coklat diatasnya, dinginkan .

Copas dari group FB
ABI TERCINTA
〰〰〰〰〰

🍎Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau di luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya… Akan sering merasa kangen sekali dengan Umminya.

❓Lalu bagaimana dengan Abi?

🍏Mungkin karena Ummi lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Abi-lah yang mengingatkan Ummi untuk menelponmu?

🎈sewaktu kamu kecil, Ummi-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita.

💦Tapi tahukah kamu,bahwa sepulang Abi bekerja dan dengan wajah lelah Abi selalu menanyakan pada Ummi tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan

🚲Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil…. Abi biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.

🚦Dan setelah Abi menganggapmu bisa, Abi akan melepaskan roda bantu di sepedamu

Kemudian Ummi bilang “Jangan dulu Abi, jangan dilepas dulu roda

Ummi takut putri manisnya terjatuh

🍃Tapi sadarkah kamu? Bahwa Abi dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya "PASTI BISA"

🍀Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ummi menatapmu iba. Tetapi Abi akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

🌹Tahukah kamu, Abi melakukan itu karena abi tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi

⏰Saat kamu sakit pilek, Abi yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “sudah di bilang! Kamu jangan minum air dingin"

🌴Berbeda dengan Ummi yang memperhatikan dan menasehatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu abi benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

🌈Ketika kamu sudah beranjak remaja… Kamu mulai menuntut pada Abi untuk dapat izin keluar malam, dan Abi bersikap tegas dan mengatakan :

"Tidak Boleh!!!"

🔭Tahukah kamu, bahwa Abi melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Abi, kamu adalah sesuatu yang sangat-snagat luar biasa berharga

📮Setelah itu kamu marah pada Abi, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu

🚪Dan yang datang mengetuk pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah ummi...

📹Tahukah kamu, bahwa saat itu Abi memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Abi sangat ingin mengikuti keinginanmu, tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu

📼Ketika kamu menjadi gadis dewasa… Dan kamu harus pergi belajar dikota lain

🚗Tahukah kamu bahwa badan Abi terasa kaku untuk memelukmu? Abi hanya tersenyum sambil member nasehat ini-itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati, Padahal Abi ingin sekali menangis seperti Ummi dan memelukmu erat-erat

💧Yang Abi lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, Dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”

🗻Abi melakukan itu semua agar kamu KUAT… kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

💵Di saat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu

💟Orang yang pertama mengerutkan kening adalah Abi.

⛵Abi pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

👡Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, Dan Abi tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…

👐Kata-kata yang keluar dari mulut abi adalah: “Tidak … Tidak bisa” Padahal dalam batin Abi, ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Abi belikan untukmu”

👎Tahukah kamu bahwa pada saat itu Abi merasa gagal membuat anaknya tersenyum

💐Sampai saat seseorang datang ke rumah dan meminta izin pada Abi untuk mengambilmu darinya.

⤵Abi sangat berhati-hati meberikan izin … karena Abi tahu… Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

↪Dan akhirnya … Saat Abi melihatmu duduk bersama seseorang lelaki yang dianggapnya pantas menggantikannya,

💌Abi pun tersenyum bahagia ...

💦Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Abi pergi ke belakang sebentar , dan menangis?

💦Abi menangis karena Abi sangat berbahagia, kemudian Abi berdoa …

Dalam lirih doanya kepada Rabb, Abi

“Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik"

👚Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik …

✨Bahagiakanlah ia bersama suaminya

💫Setelah itu Abi hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya Yang sesekali datang untuk menjeguk …

👓Dengan rambut yang telah dan semakin memutih … Dari badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya…

🕘Abi telah menyelesaikan tugasnya …

👔Abi, Ayah, Bapak, atau Abah kita … Adalah sosok yang harus terlihat kuat...

✊Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis… Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu..

☑Dan dia adalah orang yang pertama yang selalu yakin bahwa
.
“KAMU BISA Menjadi WANITA SHOLIHAH” dalam segala hal…

📚sumber: dr. Abu Hana El-Firdan dalam bukunya.

Tuesday, May 12, 2015

Mengenalkan Allah Kepada Anak
sub pembahasan: Mengenalkan Allah Kepada Anak Usia Dini
oleh Kiki Barkiah
(ibu dari 5 anak, homeschooler, Ketua yayasan komunitas Homeschooling Muslim dan Rumah Tahfidz Al-Kindi Mahardika Batam)
Disampaikan dalam kuliah via whatsapp Komunitas Home Education Berbasis Potensi dan Akhlak group Cilacap Purwokerto
Mengenal Allah adalah sebuah proses penting dalam kehidupan manusia. Hanya dengan mengenal Allah seseorang akan mengetahui secara hakiki tujuan kehidupannya. Hanya dengan mengenal Allah seseorang dapat memahami apa yang Allah inginkan terhadap kita sebagai makhluk yang diciptakan-Nya. Hanya dengan mengenal Allah kita bisa memahami hakikat keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Hanya dengan proses mengenal Allah yang berbuah keimanan dan ketakwaan, seseorang dapat meraih keberuntungan, kemenangan serta kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Mungkin kita adalah seseorang yang termasuk terlambat dalam memulai proses mengenal Allah. Sementara kita berharap dapat melahirkan generasi yang jauh lebih baik dari kita khususnya dalam hal mengenal Allah. Maka muncullah kebingungan bagaimana kita sebagai orang tua harus mengawali proses mengenalkan Allah kepada anak-anak kita.
Sebelum kita mengenalkan Allah kepada anak-anak, tentunya proses pemahaman itu harus diawali dadi diri kita. Kita harus terus belajar mengenai konsep ketuhanan dan bagaimana konsep tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehingga mampu melahirkan kepribadian diri yang memiliki kualitas keimanan dan ketakwaan yang baik.
Menggali dari berbagai literatur, beberapa point konsep ketuhanan yang perlu diketahui anak-anak adalah:
1. Allah sebagai pencipta
2. Allah sebagai pemberi rezeki
3. Allah sebagai pengatur alam
4. Allah sebagai pemilik
5. Allah sebagai pemimpin
6. Allah sebagai pembuat hukum
7. Allah sebagai pemerintah
8. Allah sebagai satu-satunya yang disembah
Materi diatas tentunya disampaikan secara bertahap sesuai tahapan usia dan dengan pilihan bahasa yang sesuai dengan tahapan kedewasaan mereka. Materi ini bukanlah materi yang disampaikan dalam 8 pertemuan pelajaran, namun materi ini adalah materi yang harus terus kita internalisasikan dalam diri seorang anak sepanjang masa.
Dalam prakteknya, penyampaian materi ini tidak harus selalu disampaikan dengan metode ceramah , konsep ketuhanan dapat kita selipkan diantara kejadian-kejadian sederhana disekitar kita seperti saat mendongeng, saat kunjungan edukasi, outdoor ke alam, saat makan, saat bermain, saat menonton dll, bahkan saat mereka celaka karena terjatuh, misalnya. Tentunya jiwa seorang anak yang terjatuh dan berdarah kemudian dimarahi dan disalahkan orang tuanya, akan berbeda dengan mereka yang celaka kemudian diajak merefleksikan kejadian sebagai tanda kasih sayang Allah yang memberi peringatan dan menggugurkan dosa.
Dalam mengenalkan Allah kepada anak usia dini, beberapa konsep ketuhanan mungkin perlu ditunda atau disederhanakan penyampaiannya.
Dalam tulisan yang berjudul Stategi Pendidikan Agama Sesuai Tahapan Usia Anak, Psikolog Innu Virgiani menyatakan bahwa
Pada tahap anak yang berumur 3 – 6 tahun, konsep mengenai Tuhan banyak dipengaruhi oleh fantasi dan emosi, sehingga dalam menanggapi agama anak masih menggunakan konsep fantastis yang diliputi oleh dongeng- dongeng yang kurang masuk akal. Cerita Nabi akan dikhayalkan seperti yang ada dalam dongeng- dongeng. Pada usia ini, perhatian anak lebih tertuju pada para pemuka agama daripada isi ajarannya dan cerita akan lebih menarik jika berhubungan dengan masa anak-anak karena sesuai dengan jiwa kekanak- kanakannya. Dengan caranya sendiri anak mengungkapkan pandangan teologisnya, pernyataan dan ungkapannya tentang Tuhan lebih bernada individual, emosional dan spontan tapi penuh arti teologis.
Berdasarkan pengalaman penulis, secara bertahap beberapa konsep di bawah ini bisa kita sampaikan dengan bahasa yang sederhana melalui refleksi kejadian di sekitar mereka. Untuk tahap awal point-point materi Mengenal Allah yang bisa disampaikan kepada anak-anak usia dini, diantaranya:
1. Pada fasa gramatikal dimana anak menangkap informasi lebih pada kontekstual bahasa dan belum terlalu banyak mempertanyakan makna dibaliknya maka perbanyaklah mengenalkan kalimat Laa ilaha ha illlah,Tidak ada Tuhan selain Allah. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Quran:
"Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan melainkan Dia" - (Q.S. Al-Baqarah 163)
Apabila menjumpai anak yang kritis dan bertanya Tuhan itu apa, maka kita bisa menjawab dengan bahasa sederhana yang menggambarkan konsep ketuhanan yang disebutkan diatas. Jika anak terus bertanya maka kita bisa mengenalkan lebih dalam lagi tentang sifat-sifat Allah yang dijelaskan dalam Al-quran. Insya Allah akan dibahas lebih mendetail dalam lanjutan artikel ini.
2. Jika menemui anak yang kritis dan bertanya mengapa tuhan hanya ada satu, maka kita bisa menyampaikan sifat Allah selanjutnya yaitu Allah tidak memiliki dan tidak membutuhkan mitra/partner. Jelaskan bahwa jika ada lebih dari satu Tuhan pasti akan terjadi kekacauan. Kita bisa memberikan contoh dari hal yang lebih dekat dengan kehidupan mereka. Misalnya, jika ada 2 supir yang mengendalikan satu mobil pasti akan terjadi kekacauan. Jika anak bertanya dari mana kita mengetahuinya, sampaikan bahwa hal tersebut disampaikan Allah dalam Al-quran
Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai ´Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.
(QS: Al-Anbiyaa Ayat: 22)
3. Dalam kesempatan lain kita bisa mengenalkan Allah dengan diawali diskusi bertema keluarga. Misalnya, tanyakan kepada anak kita siapa nama ibu dan ayah mereka, siapa nama ayah dan ibu dari orang tua mereka, siapa saja nama saudara-saudara mereka dll. Kemudian lanjutkan diskusi ringan pada pembicaraan yang lebih dalam tentang mengenal Allah bahwa Allah tidak memiliki anak dan tidak memiliki orang tua sebagaimana dijelaskan dalam Al-quran
“Tidak Dia beranak, dan tidak Dia diperanakkan.” (Al-ikhlas ayat 3).
4. Mungkin kita menjumpai anak yang kritis dan bertanya tentang seperti apakah Allah itu. Atau mungkin kita secara sengaja ingin menambah materi pengenalan Allah. Buatlah diskusi ringan di rumah yang diawali dengan bertanya tentang perbedaan wajah setiap orang, perbedaan jenis-jenis hewan lalu masuklah pada pembicaraan yang lebih dalam tentang Allah bahwa Allah yang menciptakan semua makhluk berbeda dari makhluknya dan tidak ada satupun yang menyerupai dan menandingi Allah, sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-quran
"... Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat" - (QS. Asy-Syura : 11)
5. Manfaatkanlah kesempatan emas saat menemui kejadian-kejadian istimewa di sekitar kita. Sebagai contoh mungkin anak kita menemukan binatang yang mati. Bukalah sebuah diskusi sederhana tentang konsep mati atau sudah tidak hidup lagi. Sebutkanlah ciri-ciri sederhana yang tampak kasat mata mereka tentang perbedaan makhluk yang masih hidup dengan yang sudah mati. Sampaikanlah bahwa semua makhluk yang hidup akan mati pada akhirnya, sementara Allah selalu ada, hidup kekal/abadi dan tidak akan mati. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-quran
Dialah Yang Awal (tidak berpemulaan) dan Yang Akhir (tidak berkesudahan)... " - (QS. Al-Hadid : 3)
6. Dalam sebuah kesempatan dimana balita kita sedang membutuhkan pertolongan, ajarkan mereka untuk meminta tolong dengan cara yang baik saat mereka tidak mampu menyelesaikan masalah mereka sendirian. Sampaikan bahwa meminta tolong setelah apa yang diusahakan tidak berhasil adalah sesuatu yang wajar bagi setiap orang. Setiap manusia pasti membutuhkan pertolongan orang lain. Lalu masuklah pada materi yang lebih dalam tentang pengenalan Allah. Allah mandiri/tidak membutuhkan bantuan makhluk-Nya, hanya zat lemah yang membutuhkan pertolongan sebagaimana yang disampaikan dalam Al-quran
"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup, yang berdiri sendiri... " - (QS.Al-Baqarah : 255)"
7. Saat kita menemukkan anak kita sulit tidur, ini bisa menjadi kesempatan untuk mengenalkan Allah. Sampaikanlah bahwa Allah menjadikan malam untuk beristirahat bagi manusia serta menciptakan siang untuk mencari karunia Allah. Semua manusia membutuhkan tidur untuk beristirahat karena yang tidak mengantuk dan tidak tidur hanyalah Allah sebagaimana yang disampaikan dalam Al-quran
"tidak mengantuk dan tidak tidur" (al¬Baqarah(2): 225)
8. Saat kita bersama anak-anak kita melihat sesuatu yang baru atau yang membuat ia merasa tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentangnya, usahakalah untuk selalu menyertakan Allah didalamnya. Sampaikanlah bahwa Allah yang menciptakan segala sesuatu, yaitu semua makhluk, alam semesta serta isinya. Adapun beberapa benda di sekitar mereka yang dibuat oleh manusia, sesungguhnya bahan bakunya berasal dari ciptaan Allah. Ajak anak untuk membedakan mana benda ciptaan Allah secara langsung, mana benda yang dibuat dan dikembangkan oleh manusia.
Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu
(Q.S Az-Zumar 62)
9. Ketika kita menemui anak yang sangat kritis bertanya tentang bagaimana wujud Allah, sementara jawaban-jawaban yang secara eksplisit ditulis di dalam Al-quran belum juga memenuhi kepuasan mereka dalam bertanya. Sampaikanlah bahwa kita dapat mengetahui kebesaran Allah dengan hanya melihat tanda-tanda kekuasan-Nya. Sebagaimana yang difirmankan Allah dalam Al-Quran bahwa apa yang diciptakan Allah merupakan tanda kesempurnaan dan kekuasaan Allah.
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal,(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau,maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS.Ali Imran [3]:190-191)
Ajaklah anak berdiskusi tentang fenomena di sekitar mereka serta bagaimana Allah memberikan manfaat dari setiap penciptaannya. Berikan mereka pertanyaan-pertanyaan sederhana tentang apa yang akan terjadi jika penciptaan tersebut ditiadakan.
10. Mungkin kita menemui balita yang sangat kritis bertanya mengapa kita tidak bisa melihat Allah. Sampaikanlah bahwa kita bisa memahami keberadaan Allah melalui ciptaan-Nya meskipun saat ini kita belum bisa melihat Allah. Bagaimana mungkin ada penciptaan jika tidak ada penciptanya. Sehingga meskipun kita saat ini belum bisa melihat Allah kita yakin Allah itu ada dengan segala kebesaran-Nya karena kita dapat melihat buktinya melalui ciptan-Nya. Meskipun begitu, walaupun kita tidak bisa melihat Allah, Allah bisa melihat kita sebagaimana yang difirmankan dalam Al-Quran
”Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan bumi. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan”. (Q.S Al-Hujurat 18)
“Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. Kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Qs. Al-Hadid :4)
Ingatkanlah mereka untuk senantiasa berbuat kebaikan dimanapun dan kapanpun karena Allah senantiasa melihat kita.
11. Ketika anak bertanya tentang keberadaan Allah janganlah kita menjawab bahwa Allah ada dimana mana meskipun dalam Al-quran Allah berfirman
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.(115)
Penafsiran bahwa Allah ada di mana mana merupakan penafsiran yang salah.
Dalam Q.S As Sajadah ayat 4
Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ´Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari pada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa´at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?"
Yaitu) Rabb Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas Arsy .” (QS. Thoha : 5)
Sehingga saat anak bertanya dimanakah Allah, Allah ber-istiwa/bersemayam diatas ´Arsy, atau menetap tinggi di atas ´Arsy. ´Arsy secara bahasa artinya singgasana raja namun ´Arsy yang dimaksud didalam ayat al quran adalah sebuah singgasana milik Allah yang dipikul oleh para malaikat. Namun bersemayamnya Allah tidaklah sama dengan bersemayamnya para raja sebagaimana Allah menegaskan dalam quran bahwa tidak ada satupun yang menyerupai-Nya.
(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat (Q.s As Syura ayat 11)
12. Ketika anak bertanya bagaimana ia bisa melihat Allah. Sampaikanlah bahwa ada diantara para penghuni surga yang sangat spesial yang mendapat hadiah tambahan yang istimewa yaitu dapat bertemu langsung dengan Allah. sebagaimana disampaikan dalam Al-quran
“Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (melihat wajah Allah Ta’ala). Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya” (QS Yunus:26)
13. Mungkin kita menemui anak yang sangat kritis bertanya tentang bagaimana Allah membuat ini dan itu. Sampaikanlah bahwa bagi Allah menciptakan sesuatu sangatlah mudah. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran:
"Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia" - (QS. Yasin: 82)
14. Jadikanlah kejaidan di sekita mereka sebagai kesempatan mengenalkan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu dengan tujuan, tidak ada satupun yang sia-sia
“Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka (Qs. Ali Imran 3 : 191).
Demikian beberapa poin pengenalan Allah yang bisa kita mulai pada awal-awal usia anak-anak kita. Konsep yang lebih dalam dapat kita sampaikan di tahapan selanjutnya.
Adapun output yang diharapkan dari pemahaman anak-anak pada tahapan ini adalah sbb:
1. Anak tumbuh dalam suasana yang menghidupkan nama Allah
2. Anak mengetahui bahwa tiada Tuhan selain Allah, meskipun pada tahapan ini anak belum mengetahui secara dalam apa makna serta konsekuanesi dibalik pernyataan tersebut
3. Anak senantiasa merasakan kebersamaan Allah dalam kehidupannya melalui proses berdzikir baik secara ayat kauliyah maupun kauniyah
4. Dengan memahami konsep Allah sebagai pencipta diharapkan dapat membentuk kepribadian anak yang senantiasa menjaga, memelihara, dan memanfaatkan semua karunia Allah dengan cara yang baik. Secara bertahap mereka akan memahami bahwa segala sesuatu di sekitar mereka merupakan milik Allah yang dititipkan kepada kita.
Adapun metode yang bisa digunakan dalam mengenalkan Allah pada fasa awal-awal usia mereka diantaranya:
1. Membangun lingkungan yang memberi pengalaman religius bagi anak
2. Memberikan teladan pengamalan agama dan kedekatan kepada Allah didalam rumah
3.
Mengkaitkan sekian banyak pengalaman dan kejadian dengan nilai-nilai Ilahiah dan memperdalam pengenalan mereka akan sifat-sifat Allah
2. Membaca buku cerita yang bernuansa islam sesuai dengan tahapan usianya
3. Membaca kisah nabi yang disajikan dalam buku yang dirancang sesuai dengan tahapan usianya
4. Memperdengarkan ayat-ayat Al-quran dan mengenalkan bahwa Al-quran memuat pesan Allah kepada manusa. Misalnya ketika kita ingin memberi nasihat kepada anak kita, katakanlah "Kata Allah di dalam Al-quran........" Mungkin pada tahap awal redaksi perintah dari quran belum diberikan secara mendetail. Tapi minimal mereka mengetahui bahwa informasi tersebut didapatkan kita dari Al-Quran. Sejalan dengan pertambahan usianya, kita bisa melengkapi diskusi-diskusi kita bersama anak-anak dengan membacakan langsung ayat al-quran beserta artinya.
Referensi:
Ahammiyattu Ma'rifatullah-Materi Tarbiyah
Ath-Thariiq ila Ma'rifatullah-Materi Tarbiyah
Strategi Pendidikan Agama Sesuai Tahapan Usia Anak,Innu Virgiani, P.Si
https://materitarbiyah.wordpress.com/2008/…/15/marifatullah/
http://id.wikipedia.org/wiki/Sifat-sifat_Allah_%28Islam%29
http://quran-terjemah.org/o
Pekerjaan Rumah yg menunggu:

* Cat Rumah
* betulin kitchen set
* servis AC
* pagar rumah
* bebenah Kamar
* lemari makan utk tetaroan spt toples, piring dll
* servis kompor
* Beli happy cal
* Beli food pressesor yg merek Philips utk baso
* ubin di RT yg lepas
* bebenah kamar atas/gudang
* bebenah debu/barang2 yg tdk terpakai
* betulin sepeda buat ngajak Ade jalan2
* bersiin lemari es
* Beli taplak meja tamu
* Beli lap pel yg menyerap air
* bebenah dapur bersih dan Kotor
* beberes yg bocor2
* mencarikan guru Tahfidz buat rania dan Khalid
*
‪#‎SAKITNYA‬ TU DISANA#
Ust Syafiq Reza Basalamah
Kamu rela kerja 8 jam dikantor buat boss; hanya karena kamu yakin, bahwa akhir bulan boss akan memberikan gaji kepadamu.
Padahal,
Kamu kerja menggunakan kaki dan tangan yg bukan pemberian boss.
Kamu kerja menggunakan mata dan telinga yg bukan pemberian boss.
Kamu kerja menggunakan otak dan pikiran yg bukan pemberian boss.
Semua adalah pemberian Allah, dzat yg telah menciptakanmu. Nafas dan nyawamu adalah pemberianNYa. Bahkan hidup dan matimu, semua berada ditanganNYA.
Tapi kenapa tatkala Allah memanggilmu dgn berkumandangnya ADZAN, agar kamu sujud dan rukuk kepadaNYA sebentar, tak lebih dr 10 menit, engkau ENGGAN melakukannya ?
Padahal, DIA jg menjanjikan SURGA untukmu jika kamu mau melakukannya,
Sadarlah kawan. Atau KAMU AKAN MENYESAL. Karena sakitnya tu disana...
----------
Yuk sholat..!
Berbagi Kisah di Saat KAJIAN "Sakitnya Tuh Disana... ( Alam Barzakh, Akhirat )" Pemateri :
Ust. DR.Syafiq Reza Basalamah.
---------------------
Pada sesi tanya jawab dalam ta'lim ini, Suasana seketika menjadi hening.. ketika ada jamaah yang bertanya "Ustadz, jika ustadz nanti masuk surga duluan, dan kami tertahan disana tolong ajak kami ustadz...., para jamaah yang hadir dimajlismu hari ini, tolong ingat kami ustadz, serta doakan kami agar termasuk penghuni-penghuni surga...
." Seketika itu para jamaah yang hadir terdiam, suasana yang tadinya ramai mendadak hening.
Terlihat Ustadz Syafiq matanya berkaca-kaca, beliau terdiam, terlihat air matanya mulai menetes dipipinya, matanya memerah..
Ustadz Syafiq Reza Basalamah diam sejenak kmudian berdoa kepada Allah 'Azza Wajalla (namun beliau shir' (lirihkan) doanya). Lagi lagi air matanya menetes dipipinya...
para jamaahpun menundukan kepalanya, terlihat para jamaah matanya sembab, bajunya basah krna airmata, terdengar isak tangis tersedu-sedu dari para jamaah.
Kemudian ustadz mencoba menjawab sedikit..
"Saudaraku, surga itu mahal, surga Allah sangatlah mahal. Hanya dengan rahmat-Nya kita dapat diizinkan utk memasuki surga-Nya.
Tak ada satupun disini yang menjamin dirinya akan
masuk surga.
Namun kita percaya janji Allah..
Saudaraku surga tidak akan diraih tanpa adanya pengorbanan...
" Kemudian ustadz mengambil tisu utk mengusap airmatanya.. Ma'syaa Allah, Barakallahu fiikum ...
MENU SUKI SUKIAN SEHAAT

Resep: dari Mb Hezti

KUAH:
1. TOMYAM
2. KALDU AYAM

BAHAN:
1. Bakso ikan
2. Bakso Salmon atau
3. Tahu ikan, Tahu Cina, tahu Bandung
4. Dada ayam filet
5. Soun jagung
6. Sawi putih
7. Sawi hijau
8. Kailan
9. Kol
10. Wortel
11. Siomay, pangsit rebus, tekwan, dll yg tidak digoreng
(Silakan pilih bervariasi utk menu sepekan)

12. Lain lain bahan asal jangan Udang, Cumi, Daging merah, minyak, mentega,

Bumbu kuah:
1. Bawang putih cincang
2. Lada
3. Garam sedikiiit
4. Jeruk limo/lemon u perisa asam segar
5. Saos asam : gula merah kentalkan+asem jawa cairkan sesendok makan+garem dikiit+perasan jeruk limo/lemon/nipis.

bumbu tomyam paling enak Mak Nyonya buatan malaysia.

Cara memasak:
1. Campurkan semua bumbu dalam panci Suki (panci biasa), kecuali saos asem.
Diamkan sampai mendidih

2. Masukkan daging ayam filet/ikan/daging mentah dulu sampau mendidih

3. Masukkan sayuran keras, kecilkan api
4. Masukkan sayuran basah..
5. Matikan api
6. Tuang ke dalam mangkuk mangkuk perorangan, siap untuk disantap
7. Tambahkan saos asem manis gula jawa. Rasanya harus asem, jangan manis.

Masakan sehat, siap dlm waktu 10 menit. Boleh dgn nasi u tuk anak anak, untuk ibu kalo masih laper..tambah lagi sampai 2 mangkok..gak apa apa....
BON A PETIT

TETAP SEHAT SAAT TANPA KHADIMAT

1. Belanja stock semua bahan suki di atas simpan di freezer u daging dan ikan ssetelah dixuxi bersih dan bungkus per porsi shg siap dimasak kapan saja.

2. Sayuran dicuci lalu dipisah pisah satuan, masukkan dlm tupperware/wadah sejenis. Simpan di kulkas.

3. Kuah kaldu bisa dibuat dari ayam kampung, jahe bawang putih keprek dan gatam sedikiit. Dinginkan, bungkus per porsi dlm plastik. Tinggal ambil satu satu setiap akan dimasak.

4. Sayur yg dipilih BUKAN yg berwarna HIJAU u hindari Asam Urat.

5. Karbo hydrat bs ditambah dgn mie telur, kwetiau, macaroni, dll.






Monday, May 11, 2015

Resep Mie|Mi Ayam Bangka

Kalau biasanya jajan mi Bangka, sekali-sekali bikin sendiri. Gampang dan lebih enak. Mi yang lembut diberi topping ayam berbumbu kecap dan bawang yang wangi. Sawi dan tauge pun melengkapi sajian mi yang sedap ini.

Bahan:
500 g mi telur segar/basah
1 sdm minyak sayur
1 sdm kecap asin

Atau buat sendiri

Cara Membuat Mie Telur Sendiri

Bahan :
250 gram tepung terigu protein tinggi
50 gram tepung sagu / tapioka
2 butir telur
1 sendok teh garam
Air untuk merebus
Untuk taburan : 50 gram tepung terigu protein tinggi
Cara membuat :
Aduk rata semua bahan hingga bergumpal.
Diamkan 15 menit.
Uleni adonan hingga rata dan kalis.
Giling di gilingan mie berulang2 hingga adonan halus. 
Tipiskan sesuai selera ketebalan mienya.
Potong2 di pemotong mie yang kecil. taburi bahan lapisan agar tidak saling lengket mienya.
Rebus 1000 ml air dan 1 sendok makan minyak goreng. Masukkan mie jika sudah mendidih. Masak hingga matang, tiriskan. Mie telur homemade yang pulen dan enak..siap di olah jadi aneka olahan mie..^^


Topping:
2 sdm minyak sayur
2 siung bawang putih, cincang halus
250 g daging ayam, potong kecil
150 g jamur merah, potong-potong
2 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdm kecap manis
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
200 ml air

Kuah:
500 ml kaldu ayam
1 siung bawang putih cincang
1 sdm daun bawang
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam

Pelengkap:
4 batang sawi, potong-potong, rebus
100 g tauge, bersihkan
2 sdm bawang merah goreng

Cara membuat:


    Didihkan air, masukkan mi sebentar dalam air lalu tiriskan segera.
    Aduk minyak dan kecap hingga rata.
    Masukkan mie, aduk rata. Sisihkan.

    Topping:
    Tumis bawang putih hingga wangi.
    Masukkan potongan ayam, aduk hingga berubah warna dan kaku.
    Tambahkan jamur, aduk hingga layu
    Masukkan saus tiram, kecap manis, kecap asin, merica dan garam.
    Aduk hingga tercampur rata.
    Tuangi air, didihkan sebentar hingga kuah habis. Angkat.

    Kuah: Rebus kaldu, bawang putih, daun bawang, merica dan garam hingga mendidih lalu angkat.

    Penyajian:
    Taruh mi di dalam mangkuk.
    Beri Toppingnya lalu tambahkan sawi, tauge dan daun bawang.
    Sajikan dengan Kuahnya.

Untuk 2 orang